TNI AU Lengkapi Sukhoi Dengan Senjata US$ 7 Juta
Sabtu, 14 Okt 2006 01:21 WIB
Jakarta - 4 Pesawat Sukhoi milik TNI AU akan dipersenjatai lengkap. Nilai pengadaan persenjataan itu mencapai US$ 7 juta."Total pengadaannya untuk yang 4 itu US$ 7 juta. Itu untuk beli peluru kendali, roket, dan bom," ujar KSAU Marsekal Herman Prayitno di gedung Ardia Loka, JL Jatayu Kompleks Halim Perdanakusumah, Jakarta Timur, Jumat (13/10/2006).Dari penuturan Herman, kontrak pembelian senjata telah ditandatangani. Paket senjata itu diperkirakan tiba di Indonesia dari Rusia pada pertengahan atau akhir tahun 2007. Sedangkan untuk pembelian 6 pesawat Sukhoi baru, tinggal tunggu pengirimannya saja."Pada 2007 kita harapkan semua akan datang. Yang ini sudah lengkap dengan persenjataannya," katanya.Selain melengkapinya dengan senjata, 4 pesawat ini juga akan dibenahi sistem avioniknya. Herman mengungkapkan sistem avionik Sukhoi tidak sesuai dengan dengan sistem di Indonesia yang mengacu pada jet-jet tempur barat seperti F16 dan F5."Perlu ada penyesuaian atau penggantian. Di Sukhoi tidak ada tactical air navigation-nya," jelas Herman.Herman menerangkan dengan tactical air navigation para pilot akan mudah menerbangkan pesawat kembali ke pangkalan usai menjalankan suatu misi. Ada petunjuk yang menginformasikan lokasi dari pangkalan pesawat tersebut.Meski terdapat kekurangan, Herman menampik pesawat Sukhoi tidak bisa digunakan. "Tetap bisa dipakai kok. Selama ini tidak ada masalah," tegasnya.
(fay/fay)











































