Jumlah Radar Indonesia Masih Jauh dari Ideal

Jumlah Radar Indonesia Masih Jauh dari Ideal

- detikNews
Sabtu, 14 Okt 2006 01:12 WIB
Jakarta - Wilayah udara Indonesia sangat rentan ancaman dari luar. Hal ini disebabkan jumlah radar pertahanan udara di Indonesia masih jauh dari ideal."Sekarang kita punya 17 radar. Idealnya sesuai survei Kohanudnas kita butuh 32 radar," ujar KSAU Marsekal TNI Herman Prayitno di Gedung Ardia Loka, Jl Jatayu, Kompleks Halim Perdanakusumah, Jakarta Timur, Jumat (13/10/2006).Herman mengatakan masalah keterbatasan radar akan diselesaikan 5 tahun mendatang. Untuk tahun 2007, AU berencana memasang radar baru di kawasan timur Indonesia."Tahun depan rencananya dibangun di Merauke. Kalau ada anggaran lagi, tahun 2008 akan kita bangun di Saumlaki (Maluku)," ucapnya.Pengadaan radar di Merauke menurut Herman sedang dalam proses. Tim dari Dephan akan menggunakan tender untuk memilih sesuai kualifikasi. Herman menyebutkan selain radar Thomson buatan Prancis yang selama ini digunakan, ada tawaran dari Polandia untuk radar sejenis.Lebih lanjut Herman mengatakan masih terdapat masalah pada sistem pertahanan udara terpadu bersama AL dan AD. "Kadang tidak berjalan sesuai dengan yang kita inginkan," katanya.Permasalahannya menurut Herman adalah merk radar dan frekuensi yang dimiliki AL, AD, dan AU berbeda. Sehingga ada kesulitan saat mencoba mengintegrasikan radar tersebut."Untuk solusi integrasi kita coba dalam latihan-latihan lalu dilakukan evaluasi," tandasnya. (fay/fay)


Berita Terkait