Nobel Perdamaian Diraih Muhammad Yunus dari Bangladesh
Jumat, 13 Okt 2006 16:29 WIB
Oslo - Penghargaan bergengsi Nobel Perdamaian akhirnya diserahkan kepada Muhammad Yunus dari Bangladesh dan Grameen Bank miliknya yang memberikan pinjaman kepada rakyat miskin tanpa jaminan finansial."Perdamaian abadi tidak dapat dicapai kecuali kelompok-kelompok populasi besar menemukan cara-cara untuk memberantas kemiskinan. Kredit mikro adalah salah satu cara," demikian statemen dari Komite Nobel Norwegia saat mengumumkan pemenang Nobel Perdamaian 2006.Dengan pengumuman ini maka pupus sudah peluang Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono untuk memenangkan hadiah tersebut.Sebelumnya media-media gencar memfavoritkan mantan Menlu Australia Gareth Evans dam mantan presiden Finlandia Martti Ahtisaari sebagai kandidat pemenang Nobel Perdamaian tahun ini. Presiden SBY juga masuk dalam bursa pencalonan atas perannya dalam menghentikan konflik di Aceh.Tahun lalu Nobel Perdamaian 2005 diraih oleh Mohamed ElBaradei, kepala Badan Tenaga Atom Internasional (IAEA).
(ita/asy)











































