Jenderal Inggris Serukan Penarikan Pasukan dari Irak

Jenderal Inggris Serukan Penarikan Pasukan dari Irak

- detikNews
Jumat, 13 Okt 2006 16:12 WIB
London - Pimpinan Angkatan Darat Inggris menyerukan penarikan pasukan Inggris dari Irak secepatnya. Menurutnya, perencanaan pascainvasi pimpinan AS ke Irak sangat buruk, yang mungkin lebih didasarkan pada optimisme daripada perencanaan yang matang.Demikian disampaikan Jenderal Richard Dannatt kepada koran Inggris, Daily Mail dan dilansir CNN, Jumat (13/10/2006).Dicetuskan Dannatt, keberadaan pasukan Inggris di Irak telah membuat negeri itu kurang aman."Kita harus keluar dalam waktu dekat ini karena keberadaan kita memperburuk masalah keamanan," ujar Dannatt yang diangkat menjadi Kepala Staf Angkatan Darat Inggris pada Agustus lalu."Saya tidak bilang bahwa masalah-masalah yang kita alami di seluruh dunia disebabkan oleh keberadaan kita di Irak, namun tak diragukan lagi, keberadaan kita di Irak memperburuk situasi," tandas Dannatt.Dannatt mencetuskan, rencana koalisi pimpinan AS untuk membangun demokrasi di Irak tidak mungkin akan terwujud."Harapannya memang seperti itu, tapi apakah itu harapan yang pantas atau naif, sejarahlah yang akan menilai," tutur petinggi militer Inggris itu."Menurut saya, kita tidak akan bisa melakukannya. Saya pikir kita harus mengarah ke ambisi yang lebih rendah," imbuhnya.Pandangan Dannatt ini jelas-jelas bertolak belakang dengan Perdana Menteri Inggris Tony Blair yang merupakan pendukung kuat perang Irak dan sekutu terdekat Presiden AS George W Bush dalam perang itu.Blair dan Bush bersikeras bahwa pasukan Inggris dan AS sebaiknya berada di Irak sampai pasukan keamanan Irak mampu mandiri. (ita/sss)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads