Pemerintah Persilakan Suciwati Bawa Munir ke Internasional
Jumat, 13 Okt 2006 15:50 WIB
Jakarta - Pemerintah tidak mempermasalahkan keputusan Suciwati mengadukan sulitnya pengungkapan kasus pembunuhan Munir ke sejumlah lembaga internasional. Biasanya untuk kasus kriminal, penanganannya dikembalikan ke negara asal."Kalau ke luar negeri tentu saya tidak bisa memberikan komentar, terserah keluarga Munir melihat hal ini. Biasanya juga internasional mengembalikan hal itu sebagai masalah negara masing-masing, karena ini masalah kriminal, bukan masalah politik," kata Wapres Jusuf Kalla (JK) menjawab pertanyaan wartawan di Kantor Wapres, Jakarta, Jumat (13/10/2006).Wapres memaparkan pengungkapan kasus sejenis pembunuhan demikian memang sangat rumit dan membutuhkan waktu lama. Salah satu contoh paling fenomenal adalah kasus pembunuhan Presiden AS, John F. Kennedy. Meski kasusnya telah berumur hampir 50 tahun, hingga kini belum juga terungkap siapa pelaku dan apa motifnya. "Membuktikan siapa pembunuh Kennedy sampai sekarang kan masih kabur-kabur juga. Sedangkan mereka (Pemerintah AS) mempunyai tim penyidik luar biasa," ujar dia. Tapi bukan berarti pemerintah akan mendiamkan kasus pembunuhan Munir. Sebaliknya, pemerintah punya komitmen untuk bersungguh-sungguh mengungkap kasus tersebut. Presiden juga telah menyampaikannya berulang kali. "Keseriusan polisi, tentu keseriusan saksi-saksi siapa saja untuk bisa membuktikan itu. Presiden berkali-kali mengatakan kasus Munir sangat serius dan meminta polisi serius menanggapi hal tersebut," sambung JK.
(lh/asy)











































