Di Depan Putrinya, Pekerja Ditembak & Dipenggal
Jumat, 13 Okt 2006 14:58 WIB
Bangkok - Di depan anak gadisnya, seorang pria ditembak dan dipenggal kepalanya oleh sekelompok orang. Peristiwa sadis ini terjadi di wilayah konflik Thailand selatan.Dalam kejadian mengenaskan itu, beberapa pria menyerbu masuk ke rumah seorang pekerja migran Myanmar di Provinsi Pattani. Para tersangka militan itu kemudian mengikat dan menutup mata putrinya yang masih remaja.Demikian disampaikan Kepolisian Thailand seperti dilansir kantor berita AFP, Jumat (13/10/2006).Setelah itu perisiwa mengerikan pun terjadi. Orang-orang itu menembak pekerja berusia 36 tahun itu dari jarak dekat. Kekejian mereka tidak berhenti sampai di situ. Kepala korban kemudian dipenggal hingga putus.Kemudian mereka meletakkan kepala korban di pinggir jalan desa tempat pria malang itu tinggal. Saat polisi menemukan potongan kepala itu, sebuah bom kecil sempat meledak. Namun tidak ada yang terluka dalam insiden itu.Pattani merupakan satu dari tiga provinsi di Thailand selatan yang terus dilanda berbagai aksi kekerasan. Lebih dari 1.500 orang telah meninggal akibat kekerasan separatis sejak Januari 2004 lalu di wilayah mayoritas muslim yang berdekatan dengan Malaysia itu.
(ita/sss)











































