Kredibilitas Penelitian LSI Dipertanyakan

Kredibilitas Penelitian LSI Dipertanyakan

- detikNews
Jumat, 13 Okt 2006 14:26 WIB
Jakarta - Hasil penelitian Lembaga Survei Indonesia (LSI) yang menyatakan 67 persen masyarakat puas atas kinerja SBY-JK terus menuai polemik. Kredibilitas LSI dalam melakukan penelitian dipertanyakan.Ketua Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (FPDIP) DPR Tjahjo Kumolo menilai kredibilitas LSI akan dipertanyakan, sebab masyarakat sudah cukup pandai menilai mana yang nyata dan kampanye."Kredibilitas LSI akan dinilai masyarakat dan akan dipertanyakan jika hasilnya tidak sesuai dengan realitas," ujar Tjahjo Kumolo yang ditemui detikcom di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Jumat (13/10/2006).Menurut Tjahjo, realita yang sudah terlihat di lapangan selama dua tahun pemerintahan SBY-JK sangat memprihatinkan. Daya beli masyarakat rendah, angka kemiskinan dan penggangguran justru meningkat, serta investasi yang tidak kunjung bergerak."Kalau objektif, harusnya LSI melihat realita di masyarakat, apa kesejahteraan rakyat meningkat?" cetus Tjahjo.Ditambahkannya, penelitian yang dilakukan LSI terhadap respondennya perlu dipertanyakan juga. Sebab, bila respondennya dari kelompok buruh, petani dan nelayan, serta dianalisa secara objektif, maka hasilnya akan jauh berbeda."Pemerintah jangan terbuai dengan hasil LSI, tapi harus lihat realitas masyarakat, apakah janji-janji sudah terpenuhi atau belum," imbau Tjahjo. (zal/sss)


Berita Terkait