Pengemudi Taksi di Bandara Minangkabau Diminta Tertib
Jumat, 13 Okt 2006 12:57 WIB
Padang - Menghadapi arus mudik lebaran tahun ini, pengelola Bandara Internasional Minangkabau (BIM) Sumatera Barat (Sumbar) meminta sopir taksi yang biasa beroperasi di BIM berlaku tertib. Selain itu, demi menjaga kenyamanan pengguna bandara yang diperkirakan meningkat 12,5 persen pada H-7 lebaran, pengelola BIM juga meminta ketegasan pihak airline untuk terus mempersempit ruang gerak calo tiket. Demikian disampaikan Kepala BIM, Ciek Dien Hasan, ketika dihubungi detikcom melalui telepon, Jumat (13/10/2006). Menurut dia, untuk mengahadapi arus mudik dan arus balik lebaran tahun ini, pihak BIM relatif telah siap. "Kita sudah membentuk tim monitoring. Di BIM saat ini, kita juga telah menyiapkan sejumlah posko, petugas, dan perangkat yang dibutuhkan untuk melayani pengguna bandara dalam arus mudik," ujarnya. Dikatakan Ciek Dien Hasan, selain melakukan persiapan internal, pihaknya juga telah berkoordinasi dengan pihak terkait lainnya seperti Polda Sumbar dan pihak angkutan darat di BIM. "Pihak airline juga kita wajibkan untuk selalu mengumumkan ketersediaan tiket di loket masing-masing. Saat ini, terdapat sekitar 10-12 maskapai penerbangan yang melayani penerbangan dari Padang ke berbagai kota dan mancanegara. Dari pertemuan yang kita gelar beberapa waktu lalu, saya yakin BIM relatif telah siap menghadapi lonjakan penumpang pada arus mudik dan balik lebaran tahun ini," demikian Ciek Dien Hasan.
(yon/asy)











































