Bodrek Nekat Buru THR di DPR
Jumat, 13 Okt 2006 10:43 WIB
Jakarta - Sweeping yang dilakukan Pamdal DPR terhadap wartawan bodrek ternyata tidak mempan. Mereka masih nekat datang dan mengejar anggota DPR untuk berburu THR.Aksi mereka sangat klasik, berjamaah. Saat berburu mangsanya, mereka tidak akan beraksi sendirian. Mereka akan turun beramai-ramai 10-20 orang.Untuk berburu THR, mereka akan sangat gigih mendatangi para anggota DPR pada saat acara buka puasa bersama atau event lainnya."Mereka biasanya memperlihatkan kertas berisikan nama 10 sampai 20 nama untuk minta THR," ungkap anggota Komisi VII DPR Tjatur Sapto Edy di Gedung MPR/DPR, Senayan, Jakarta, Jumat (13/10/2006).Para wartawan bodrek tidak bersedia meninggalkan acara sebelum korbannya meluluskan keinginan mereka. Tjatur sendiri mengaku sudah 3 kali diserbu gerombolan bodrek ini."Saya pernah mengeluarkan Rp 500 ribu. Saya bagaimana mau nolak, mereka tidak mau pulang sebelum saya kasih. Akhirnya saya kasih saja. Kadang dikasih segitu masih ngotot minta tambah," ungkap politisi PAN itu.Tjatur sendiri mengaku tidak tahu dari mana datangnya orang yang mengaku wartawan itu. "Mereka tidak pernah wawancara saya juga sebelumnya," tutur dia.Untuk membatasi dan mencegah aksi mereka, Tjatur meminta ada tindakan tegas dari Pamdal DPR. "ID card harus dipasang atau bagaimanalah. Pamdal harus tegas terhadap mereka," katanya.
(umi/asy)











































