Awas! Kanker Payudara Intai Wanita Pekerja
Jumat, 13 Okt 2006 07:01 WIB
Ottawa - Emansipasi perempuan berkembang pesat. Namun ketika status wanita pekerja banyak dipilih, mereka justru berisiko mengidap kanker payudara.Demikian hasil survei terhadap orang Kanada yang dipublikasikan di Akademi Pengetahuan New York, seperti dilansir dari AFP, Jumat (13/10/2006).Peneliti melihat secara personal, medis, dan sejarah pekerjaan secara detil kepada 1.100 perempuan Kanada. Ternyata, 564 di antaranya didiagnosa mengidap kanker payudara.Data menunjukkan, perempuan yang bekerja di bidang cocok tanam lebih berisiko terkena kanker payudara. Ketika perempuan yang bekerja di sektor pertanian itu berpindah kerja di pabrik atau di bidang kesehatan, ternyata penyakit ini memiliki risiko berkembang."Bukti menunjukkan adanya kemungkinan hubungan antara meningkatnya risiko kanker payudara dengan pekerjaan yang dijalani," ujar salah satu peneliti, James Brophy.Dikatakan dia, perempuan yang bekerja di sektor agrikultural besar kemungkinan lebih rentan terkena kanker payudara. Apalagi jika dia bekerja sejak remaja.Meski demikian, diperlukan penelitian yang lebih komprehensif untuk mengetahui dengan tepat zat kimia penghubung antara jenis pekerjaan dan penyebab munculnya kanker payudara. Karena itulah, Brophy berencana untuk mengembangkan penelitian itu.
(nvt/nvt)











































