Novelis Turki Sabet Nobel Sastra

Novelis Turki Sabet Nobel Sastra

- detikNews
Jumat, 13 Okt 2006 05:24 WIB
Paris - Setelah didominasi oleh AS, penghargaan nobel di bidang sastra 2006 diraih novelis Turki, Orhan Pamuk. Pria 54 tahun ini dihargai atas karyanya yang banyak mengupas masalah identitas dan lintas budaya.Penghargaan ini cukup mengejutkan. Sebab Turki hampir tidak pernah diperbincangkan. Demikian dilansir dari AFP, Kamis (12/10/2006).Rencananya penghargaan akan diberikan kepada Pamuk oleh Raja SwediaCarl XVI Gustaf. Pamuk berhak mendapat medali emas dan uang sebesar 10 juta kronor yang nilainya sama dengan US$ 1,37 juta.Pria kelahiran 1952 ini terkenal dengan karyanya yang berjudul "My Name is Red" yang bercerita tentang hubungan dan perbedaan Barat dan Timur dan "Snow" tentang sebuah kota bernama Kar yang berada di perbatasan Ottoman dan Rusia.Dia merupakan penulis Turki pertama yang meraih penghargaan prestisius di bidang sastra. Pamuk memulai debut internasional lewat karya ketiga, Beyaz Kale yang ditulis pada 1985.Pria yang sempat belajar arsitektur di Universitas Teknik Istanbul ini pernah mengalami tuntutan hukuman karena membeberkan 30 ribu suku Kurdi dan 1 juta orang Armenia terbunuh di Turki, kepada sebuah media massa di Swiss.Meski dikenal sebagai pengamat sosial, namun Pamuk lebih suka menyebut dirinya sebagai penulis cerita fiksi yang tidak memiliki kepentingan politik. Dan dia adalah satu-satunya penulis dari kalangan muslim yang menolak fatwa Salman Rushdie. (nvt/nvt)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads