Kecelakaan Mandala Medan, Menhub Enggan Komentar Human Error
Jumat, 13 Okt 2006 01:13 WIB
Jakarta - Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) tidak menyebut human error sebagai penyebab kecelakaan pesawat Mandala di Medan, 5 September 2005, namun beberapa pihak menilai kelalaian manusia menjadi salah satu faktor terjadinya kecelakaan. Terkait itu, Menteri Perhubungan Hatta Rajasa enggan berkomentar."Saya tidak mau mengatakan itu (human error), pemerintah tidak memiliki suatu penilaian," kata Hatta usai inspeksi mendadak angkutan kereta jurusan Stasiun Gambir-Cirebon, Kamis (12/10/2006).Hatta mengatakan, yang berhak memberi penilaan hanyalah KNKT. Meski bergitu, Hatta menyayangkan mengapa pilot yang saat itu bertugas tidak melakukan prosedur yang ada."Kenapa pilot tidak memahami prosedur dan tidak melakukan check list," ujarnya.Ditambahkan dia, pemerintah akan terus memberikan teguran kepada siapapun tanpa pandang bulu setiap kali terjadi kecelakaan pesawat. Selain itu, pemerintah akan terus meningkatkan pengawasan terhadap semua maskapai penerbangan di Indonesia."Intinya bukan cari kesalahan tapi supaya kejadian serupa tidak terjadi lagi," cetus Hatta.Sebelumnya KNKT merilis setidaknya ada tiga pemicu jatuhnya pesawat Mandala Airlines di Medan setahun lalu. KNKT menyebutkan, pesawat tersebut jatuh akibat kondisi flap dan slat (alat menambah daya angkat pesawat saat take off) yang tidak turun, kemudian prosedur check list peralatan yang tidak sesuai persyaratan.Meski tiga hal tersebut telah mengarah ke human error, namun KNKT menegaskan tidak berwenang untuk menyimpulkan.
(ken/nvt)











































