Dihantui Demo, Polisi Siaga Satu

Pertemuan 5 Negara ASEAN Soal Asap

Dihantui Demo, Polisi Siaga Satu

- detikNews
Kamis, 12 Okt 2006 21:08 WIB
Pekanbaru - Pertemuan lima negara ASEAN yakni Brunei Darussalam, Malaysia, Singapura, Thailand,dan Indonesia yang membahas kabut asap akan berlangsung di Hotel Aryaduta Pekanbaru. Aktifis pecinta lingkungan pun siap menyambut dengan serangkaian aksi demonstrasi."Kami sudah membuat laporan resmi kepada Kapoltabes Pekanbaru bahwa aktifis lingkungan akan turun ke jalan, memberikan tekanan kepada pemerintah agar benar-benar bisa melakukan tindakan yang konkret guna mengatasi kebakaran hutan yang sudah terjadi hingga 10 tahun di Riau," kata Direktur Walhi Riau Jhoni Mundung.Hal itu disampaikan dia kepada detikcom usai buka bersama di Hotel Ibis, Jl Soekarno-Hatta, Riau, Kamis (12/10/2006).Para aktifis yang dimotori oleh WALHI dan WWF akan menuntut keseriusan pemerintah SBY dalam menangani pembakaran hutan dan bencana asap. Mereka akan memberikan tuntutan ke Presiden SBY yang dinilai gagal memberi perlindungan kesehatan kepada masyarakat."Kita sudah mengharapkan kepada jaringan kerja aktifis lingkungan di dunia, mari bersama-sama menggugat pemerintah Indonesia yang sudah lalai dalam menyelamatkan lingkungan hudup," ungkap Jhoni.Menanggapi rencana aksi itu, pihak kepolisian langsung meningkatkan pengamanan. Bahkan siaga satu diberlakukan dari bandara, jalan-jalan protokol yang akan dilalui perwakilan negara, hingga Hotel Aryaduta tempat pertemuan berlangsung sekaligus tempat menginap para utusan negara-negara ASEAN itu."Kita akan melakukan pengamanan khusus atas pertemuan 5 menteri Lingkungan Hidup tersebut. Kita harapkan pertemuan akan berjalan lancar," kata Kapolda Riau Brigjen Pol Ito Sumardi pada wartawan di Pekanbaru pada kesempatan berbeda.Hingga saat ini, pengamanan terlihat ketat di hotel tempat menginap. Terlihat pasukan antiteror dan penjinak bom menyisir hotel guna memastikan keadaan dalam posisi aman. Selain itu, di luar hotel terlihat patroli polisi sepeda motor dan sedan yang berlalu lalang. (Ari/nvt)



Berita Terkait