Nasib Tim Pemantau Kasus Munir DPR di Tangan Bamus
Kamis, 12 Okt 2006 17:49 WIB
Jakarta -
Kinerja Tim Pemantau Kasus Munir DPR dianggap melempem. Kelanjutannya pun belum jelas. Nasib tim itu kini bergantung pada keputusan Badan Musyawarah (Bamus) DPR.Hal itu diungkapkan Ketua Tim Pemantau Kasus Munir DPR Taufikurrahman Saleh saat menyampaikan kesimpulan dari rapat internal tim yang dihadiri 5 dari 15 anggota di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (12/10/2006)."Mekanisme selanjutnya setelah Bamus mungkin diputuskan saat masuk masa sidang yang akan datang," kata Taufik.Bamus nantinya, imbuh dia, akan memutuskan apakah pengawasan kasus Munir akan dilanjutkan oleh Komisi III DPR, panja yang akan dibentuk, atau tim akan dilanjutkan. "Ini tergantung mekanisme politik selanjutnya," kata dia.Mengenai penilaian tim yang tidak bekerja maksimal, Taufik berkilah. Dia menuturkan, tim memang baru akan mengambil kesimpulan dan memberikan laporan setelah adanya kejelasan hukum kasus ini."Dan sekarang perkembangannya baru ada putusan MA. Selama ini kita juga sudah menunggu ini," katanya.Meski demikian, Taufik berjanji pihaknya akan terus mendorong presiden dan Kapolri untuk menuntaskan kasus ini. Tim juga akan mendesak presiden untuk memberikan dorongan maksimal kepada Kapolri untuk menyelesaikan kasus ini. "Yang penting kita tetap mengawasi," katanya.Taufik sebelumnya sempat mengakui bahwa anggota tim ini lebih bersemangat bicara ketimbang hadir di dalam rapat. Seperti rapat hari ini yang hanya dihadiri 5 anggota.
(umi/sss)










































