Agung Bantah Gunakan Uang Negara untuk Safari Ramadan

Agung Bantah Gunakan Uang Negara untuk Safari Ramadan

- detikNews
Kamis, 12 Okt 2006 17:01 WIB
Jakarta - Ketua DPR Agung Laksono membantah Safari Ramadan di 25 kabupaten se-Jawa menggunakan anggaran negara. Agung yang juga Wakil Ketua Umum Golkar ini mengaku biaya yang dikeluarkannya merupakan patungan dari anggota DPR yang ikut."Kalau ada yang mengatakan uang negara itu fitnah. Tidak benar saya menggunakan uang negara," kata Agung Laksono saat ditemui wartawan di rumah dinas Bupati Bojonegoro HM Santoso, Jalan Mas Tumapel, Bojonegoro, Kamis (12/10/2006).Ketika ditanya status kunjungan ini apakah sebagai Ketua DPR atau Wakil Ketua Umum Golkar, Agung menjawab kedua-duanya. "Dua-duanya ndak apa-apa. Selain Ketua DPR ya Wakil Ketua Umum Golkar. Memang saya melekat kedua-duanya. Tapi yang penting tidak ada biaya negara sama sekali. Ini biaya dari urunan, patungan," kata Agung.Mengenai bantuan beras sekitar 13 ton yang disumbangkan ke sejumlah pesantren yang dikunjunginya, Agung mengatakan beras tersebut berasal dari maskapai Adam Air. "Itu karena saya menjadi komisaris Adam Air. Jadi bagi-bagi beras ke berbagai daerah itu," katanya.Sedangkan terkait adanya pengawalan dari aparat kepolisian, Agung mengatakan sudah ada undang-undang protokoler yang mengatur perjalanan Ketua DPR. "Jangankan Ketua DPR, penganten saja dikawal kok," kilahnya.Agung Laksono melakukan Safari Ramadan dengan keliling Pulau Jawa. Safari Ramadan ini menuai protes sejumlah anggota DPR karena telah memanfaatkan waktu sidang dan tidak ada keputusan paripurna DPR yang meminta Agung melakukan Safari Ramadan.Selama safari, Agung mendatangi pesantren-pesantren untuk menyerahkan bantuan beras dan sejumlah uang. Beras yang telah disumbangkan sebanyak 13 ton, sumbangan uang Rp 151 juta dan bantuan dana pembangunan sekolah Rp 405 juta. (jon/nrl)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait