Tanggul Penahan Lumpur di Tol Gempol Retak

Tanggul Penahan Lumpur di Tol Gempol Retak

- detikNews
Kamis, 12 Okt 2006 16:43 WIB
Sidoarjo - Baru sehari dibuka, jalur tol Porong-Gempol terancam ditutup kembali. Hal ini disebabkan tanggul penahan lumpur di KM 37.800 retak dan merekah pada bagian bawah. Kondisi dinilai sangat membahayakan para pemakai jalan tol.Dari pantauan detikcom, Kamis (12/10/2006), terdapat tiga titik rekahan di sepanjang tanggul yang berada di bawah fly over Desa Siring itu. Satu rekahan dengan rekahan lainnya berjarak hanya sekitar 15 meter.Tiap rekahan dan retakan tanggul mempunyai panjang sekitar 5 hingga 10 meter dengan lebar rekahan 5 hingga 10 centimeter. Bahkan salah satu rekahan yang terletak paling timur tampak berlobang serta mengeluarkan air lumpur yang berada di dalam kolam penampungan Desa Siring. Akibat rembesan air tersebut, sebagian bahu jalan tol lajur B sempat tergenang air. "Agar pemakai jalan tol tidak terganggu dan takut, kita upayakan hari ini rekahan dan rembesan air sudah dapat kita tanggulangi," kata salah seorang pekerja yang tidak mau disebut namanya kepada detikcom.Hingga saat ini, para pekerja masih terus berupaya kembali menutup rekahan tanggul dengan parsir batu (sirtu) dengan menggunakan bekhoe. Selain itu, para pekerja lainnya sibuk memasukkan sirtu ke dalam karung plastik yang nantinya akan ditaruh di bawah tanggul guna menahan rembesan air tidak menjalar ke jalan tol.Untuk itu, bagi para pemakai jalan tol dari arah Porong menuju Gempol diharapkan ekstra hati-hati apabila melewati KM 37.800. Karena selain masih banyak pekerja yang tengah berupaya menutup rekahan, juga banyak alat berat maupun truk pengangkut sirtu berseliweran dis epanjang jalur tol. (bdh/asy)


Berita Terkait