Habiskan Miliaran Rupiah, Telepon di DPR Banyak Dipakai Staf

Habiskan Miliaran Rupiah, Telepon di DPR Banyak Dipakai Staf

- detikNews
Kamis, 12 Okt 2006 15:58 WIB
Jakarta - Ratusan sambungan telepon terpasang di berbagai ruangan anggota dewan yang berjumlah 500 orang. Dana miliaran rupiah habis untuk mengongkosi. Tapi ternyata telepon itu lebih banyak dipakai oleh staf anggota dewan."Saya hampir tidak pernah memakai telepon di kantor tapi pakai HP," kata anggota DPR asal FPPP Kurdi Moekri di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (12/10/2006).Hal senada juga disampaikan oleh anggota DPR dari FPAN Azlaini Agus. Dia mengaku tidak kerepotan meski telepon di ruangannya sudah beberapa hari ini mati. "Saya tidak terlalu bermasalah meski telepon DPR mati karena masih punya HP. Itulah gunanya teknologi," ujarnya.Pengamatan detikcom, setiap ruangan anggota dewan terpasang setidaknya 2 sambungan telepon lengkap dengan mesin faks untuk sekretaris dan anggota dewan. Sedangkan di ruang komisi seperti di Komisi IX terlihat 4 sambungan telepon dan 1 faks. Di ruang pimpinan komisi terpasang 1 telepon.Telepon-telepon itu praktis selama ini hanya digunakan oleh staf anggota dewan. Entah untuk mengirim faks dinas seperti jadwal kunjungan kerja ke daerah maupun untuk keperluan lainnya yang kadang mungkin tidak terkait dinas.Padahal pihak Sekjen DPR mengaku tidak melakukan pembatasan penggunaan telepon dengan asumsi jika ada pembatasan akan mengganggu komunikasi anggota dewan dengan konstituen.Menurut Yanuar Cahyadi, sekretaris anggota DPR dari FPKS Anshori Siregar, telepon yang ada di ruangan anggota didesain bisa faks dan bisa telepon interlokal. Sementara di ruangan sekretaris hanya bisa telepon lokal.Yanuar juga mengakui bahwa anggota dewan dengan kesibukannya memang jarang ke ruangan, apalagi menggunakan telepon. Meski demikian, di ruangan dia, telepon kebanyakan hanya untuk faks dan untuk menerima panggilan dari luar."Soalnya kalau mau telepon keluar juga susah. Operatornya selalu bilang sibuk. Jadi tetap saja kita kadang pakai HP," aku Yanuar. (san/sss)


Berita Terkait