Telepon DPR Tak Dibatasi, Anggaran Mencapai Miliaran Rupiah

Telepon DPR Tak Dibatasi, Anggaran Mencapai Miliaran Rupiah

- detikNews
Kamis, 12 Okt 2006 15:26 WIB
Jakarta - Kasus mati telepon di Senayan menimbulkan banyak pertanyaan lanjutan. Misalnya saja, ada berapa line sih setiap ruang kerja anggota DPR? Siapa saja yang bisa memakai? Berapa tagihannya per bulan?Untuk pertanyaan terakhir, jawabannya masih misterius. Wakil Sekjen DPR I Gusti Ayu Darsini yang ditemui detikcom di kantornya, Senayan, Jakarta, Kamis (12/10/2006), mengaku tidak tahu persis. Yang jelas, anggaran telepon itu sudah ada di APBN. "Jumlahnya miliaranlah," ujarnya tidak ingat pasti.Darsini menuturkan, selama ini tidak ada pembatasan pemakaian telepon di gedung DPR. "Memang seharusnya ada pembatasan, namun terus terang kami sulit karena kepentingan dewan kan untuk rakyat. Kita khawatir komunikasi mereka dengan konstituen menjadi terhambat," jelas Darsini. Sejauh ini telepon di gedung Setjen juga tidak dibatasi. "Tapi saya jamin pemakaiannya untuk kepentingan dinas, tidak untuk kepentingan pribadi," tegasnya. Saat ini ratusan saluran telepon di gedung legislatif tidak berfungsi. Akibatnya anggota DPR tidak bisa memanfaatkan telepon kantor. Para stafnya juga harus memakai alat komunikasi sendiri. Jelas menguras kantong pribadi. Darsini meyakinkan jaringan telepon mati bukan karena ada tunggakan rekening, tapi murni ada kerusakan teknis. Dia menunjuk pada mesin PABX yang rusak akibat pemadaman listrik PLN pada 6 Oktober lalu. (nrl/asy)


Berita Terkait