Kasus Pembunuhan Munir Simbol Ketakutan Negara

Kasus Pembunuhan Munir Simbol Ketakutan Negara

- detikNews
Kamis, 12 Okt 2006 15:21 WIB
Jakarta - Bebasnya Pollycarpus membuat siapa dalang pembunuh aktivis HAM Munir semakin tidak jelas. Sikap Presiden SBY yang dinilai kurang tegas, semakin menjelaskan kasus Munir adalah simbol ketakutan negara."Sikap itu adalah simbol ketakutan negara yang mereka ciptakan sendiri," ujar pengamat militer dan intelejen Andi Widjayanto dalam jumpa pers Simpul Aliansi Nasional untuk Demokratisasi Intelijen (SANDI) di Kantor Kontras, Jl Borobudur, Jakarta Pusat, Kamis (12/10/2006).Andi menyebutkan, ketakutan segelintir oknum pejabat negara, seringkali diadaptasi sebagai ketakutan negara secara keseluruhan. Labelisasi LSM seperti Kontras dan Imparsial sebagai gerakan "radikal lain-lain" adalah perwujudan ketakutan tersebut."Dan cara termudah menghilangkan ketakutan ini dengan kekerasan," ungkap Andi.Untuk itu SANDI mendesak pemerintah memprioritaskan penuntasan kasus pembunuhan Munir sebagai tolak ukur reformasi keamanan. Selain itu SANDI juga mendukung sepenuhnya upaya istri Munir, Suciwati yang memperjuangkan mekanisme hukum nasional dan internasional."Proses harus dibuka, dan SBY punya wewenang penuh membuka jalan yang menghambat TPF," tegas Andi.Sementara pakar politik LIPI Ikrar Nusa Bakti meminta Polri harus melihat kasus ini sebagai peluang untuk membuktikan otoritasnya."Ini adalah kesempatan terbaik Polri untuk membuktikan dirinya sebagai institusi yang mampu dan dapat diandalkan," cetus Ikrar. (bal/sss)


Berita Terkait