Dubes Denmark Tolak Minta Maaf Soal Video Lomba Kartun Nabi

Dubes Denmark Tolak Minta Maaf Soal Video Lomba Kartun Nabi

- detikNews
Kamis, 12 Okt 2006 14:57 WIB
Jakarta - Dua kali rakyat Denmark mengolok-olok Nabi Muhammad dan menyakiti umat Islam melalui lomba kartun nabi. Namun Dubes Denmark Niels Erik Andersen menolak meminta maaf atas nama pemerintah dan rakyat Denmark."Kami tidak bisa meminta maaf. Masyarakat Denmark secara kolektif tidak bisa bertanggung jawab, karena setiap orang bertanggung jawab atas perbuatannya," ujar Andersen dalam jumpa pers bersama Gedung PP Muhammadiyah, Jl Menteng Raya, Jakarta, Kamis (12/10/2006).Dia juga mencontohkan, ketika bendera Denmark dibakar dalam demonstrasi di Kedubes Denmark di Jakarta beberapa waktu lalu, pemerintah Denmark tidak bisa berbuat apa-apa.Meski begitu Andersen menegaskan, masyarakat Denmark menghargai kebebasan individu dan sikap pemuda dari Partai Rakyat Denmark (DPP) yang terekam dalam video tersebut. Namun hal itu tidak menggambarkan sikap keseluruhan rakyat Denmark."Itu tidak menggambarkan apa yang menjadi pandangan warga denmark terhadap Islam," kata Andersen.Dia mengakui, penuntutan hukum terhadap pelaku lomba kartun itu akan sulit, karena lomba kartun ini awalnya adalah pesta pribadi yang bukan domain publik. Namun sebagai bentuk tanggung jawab, pemerintah Denmark akan mengusahakan dialog antaragama.Menanggapi pernyataan Dubes Denmark tersebut, Ketua PP Muhammadiyah Din Syamsuddin mengungkapkan kekecewaannya. Menurut Din, walaupun pemerintahan Denmark menolak meminta maaf, tapi pemerintah Denmark seharusnya bertanggung jawab secara moral."Ini menunjukkan sebagian masyarakat Denmark tidak siap menghargai toleransi dan pluralitas dengan cara damai," cetus Din. (bal/sss)


Berita Terkait