Baramuli Meninggal, Perempatan Menteng Tersendat
Kamis, 12 Okt 2006 09:26 WIB
Jakarta - Seolah turut berduka atas kembalinya AA Baramuli ke haribaanNya, lalu lintas di perempatan Menteng, Jakarta Pusat, tersendat. Hal ini terjadi karena nyaris semua kendaraan yang hendak menuju ke Jalan Sudirman dialihkan polisi ke kawasan Menteng.Pemandangan ini terlihat pada saat jam kantor berdentang, Kamis (12/10/2006). Menurut pantauan detikcom pukul 08.00 WIB, semua kendaraan -- utamanya bus-bus umum -- yang meluncur dari Jalan Diponegoro dan hendak menuju pusat bisnis Jalan Sudirman, setiba di perempatan Menteng diarahkan belok kanan ke Jalan HOS Cokroaminoto (Menteng). Sedangkan Jalan Imam Bonjol yang seharusnya dilewati kendaraan-kendaraan tersebut ditutup oleh polisi. Hanya satu dua kendaraan diperkenankan lewat. Jalan Imam Bonjol yang menjadi akses utama menuju Jalan Sudirman ditutup karena ada kesibukan luar biasa di kediaman keluarga mantan Ketua DPA AA Baramuli di Jalan Imam Bonjol 51. Kesibukan di rumah Baramuli sudah terasa sejak kabar meninggalnya tokoh Golkar ini tersiar pada Rabu malam. Para tokoh silih berganti melayat. Jalan Imam Bonjol juga dipenuhi kendaraan parkir, sehingga hanya tersisa satu lajur saja. Namun karena sudah malam, hal itu tidak menganggu lalu lintas. Tidak hanya kendaraan dari Jalan Diponegoro saja yang dialihkan pada hari ini. Kendaraan dari arah Kuningan (Jalan HR Rasuna Said) juga dilarang belok kanan, semuanya diperintahkan lurus ke Menteng. Tentu saja hal ini membuat para pekerja yang diuber jam kantor mengeluh, sebab jarak tempuh menuju kantor kian jauh dan lebih lama. Apalagi jalanan di Menteng tidak terlalu lebar sehingga agak repot menampung angkutan umum berupa bus-bus besar. Pengalihan lalu lintas ini juga membuat jalanan yang mengakses ke perempatan Menteng tersendat. Dari arah Jalan Diponegoro, ketersendatan sudah mulai terasa sejak depan rumah dinas Wapres Jusuf Kalla.Pengalihan lalu lintas ini akan terjadi hingga siang nanti, setidaknya hingga AA Baramuli diberangkatkan menuju Taman Makam Pahlawan Kalibata di Jakarta Selatan. Untuk itu, ada baiknya Anda mengatur jadwal perjalanan agar tidak terjebak kemacetan.
(nrl/yid)











































