Jelang Lebaran, Pedagang Baju di Tanah Abang Panen Rezeki

Jelang Lebaran, Pedagang Baju di Tanah Abang Panen Rezeki

- detikNews
Kamis, 12 Okt 2006 06:42 WIB
Jakarta - Lebaran sebentar lagi. Lebaran pun biasanya ditandai dengan barang yang serba baru. Masyarakat pun sudah mulai memburu pakaian serba baru itu. Salah satu tempat buruan masyarakat adalah Pasar Tanah Abang. Pedagang pakaian di Pasar Tanah Abang pun mulai meneguk rupiah lebih banyak dari biasanya.Endang misalnya. Pedagang baju muslim dan kerudung ini bisa menjual dua kali lebih banyak dari hari-hari biasa."Bulan sebelum puasa itu yang ramai, kalau sekarang tidak sebanyak sebelum puasa," ujar Endang saat disambangi detikcom, Kamis (12/10/2006).Ditambahkan dia, saat menjelang puasa, tokonya bisa menjual 25 hingga 50 kodi pakaian per hari. Padahal di hari-hari biasa hanya 5 hingga 10 kodi."Sekarang sudah tidak terlalu ramai, karena sudah dekat lebaran. Paling yang beli orang sini-sini saja. Sebelum puasa itu banyak dari luar Jawa," imbuh Endang.1 Kodi pakaian harganya bervariasi. Ada yang Rp 1.500.000 bahkan lebih dari dari Rp 2 juta. Biasanya yang membeli kodian adalah yang berniat untuk menjual kembali pakaian itu."Sekarang yang banyak beli adalah yang ngecer," lanjutnya.Elin (27) warga Jakarta Utara, mengaku lebih senang berbelanja di Pasar Tanah Abang dibanding di tempat lain. Alasannya, selain murah juga banyak pilihan."Di Tanah Abang, saya bisa beli kemeja Rp 25 ribu, padahal kalau di toko bisa lebih dari Rp 35 ribu," kata Elin.Menurut dia, bila berbelanja di Pasar Tanah Abang harus pintar menawar agar mendapat harga murah. "Saya bisanya tawar mulai dengan harga separuhnya. Kalau penjualnya tidak mau saya tinggal pergi, nanti juga paling-paling dipanggil lagi," Elin memberikan tips.Dari pengamatan detikcom, pedagang yang menjual pakaian seharga Rp 40 ribu ke bawah lah yang banyak disambangi pembeli. Misalnya kios Umi yang menjual blus perempuan dengan harga mulai Rp 20 ribu, dan gelaran Acong yang menjual pakaian 3 potong dengan harga Rp 100 ribu. (nvt/ary)


Berita Terkait