Banjir dan Longsor Ancam Sumut, Walikota Diminta Waspada
Rabu, 11 Okt 2006 23:32 WIB
Medan - Para bupati dan walikota sejumlah daerah di Sumatera Utara (Sumut) diminta untuk meningkat kewaspadaan terhadap ancaman banjir dan longsor. Ancaman bencana alam relatif besar pada Oktober hingga November ini seiring dengan tingginya curah hujan."Satuan Koordinasi Pelaksana Penanggulangan Bencana dan Penanganan Bencana (Satkorlak PBP) Sumut meminta para kepala daerah untuk meningkatkan kewaspadaan di masing-masing daerahnya. Khususnya menyebarluaskan informasi kepada masyarakat di lokasi rawan bencana banjir dan tanah longsor," kata Kepala Badan Informasi dan Komunikasi Sumut Eddy Syofian kepada wartawan di Medan, Rabu (11/10/2006).Menurut Eddy, imbauan yang disampaikan Muhyan Tambuse atas nama Ketua Satkorlak PBP Sumut melalui surat edaran nomor 226/SKP-PBP/IX/2006. Imbauan ini berkaitan dengan informasi dari Balai Besar Badan Meteorologi dan Geofisika (BBMG) Wilayah I Sumut tanggal 7 Oktober 2006. "Sesuai perkiraan cuaca, intensitas curah hujan akan meningkat bahkan mencapai puncak pada Oktober ini. Hal itu dikhawatirkan dapat menimbulkan bencana banjir dan tanah longsor di berbagai daerah kabupaten dan kota di Sumut," kata Eddy.Disebutkannya, hasil penelitian BMG Sumut, daerah yang berpotensi besar bahaya banjir adalah Kabupaten Deli Serdang, Serdang Bedagai, Labuhanbatu, Tapanuli Tengah, Tapanuli Selatan, Tapanuli Utara, Nias dan Nias Selatan, Kota Medan, Tebing Tinggi, dan Tanjung Balai Sibolga. Sedangkan untuk tingkat bahaya longsor yang kategori tingkat bahaya ekstrim kemungkinan terjadi di Kabupaten Toba Samosir, terutama Kecamatan Silaen Desa Silaen, serta Kabaputen Samosir, Kabupaten Tapanuli Selatan, Kabupaten Mandailing Natal, dan Dairi."Sementara untuk kategori bahayanya diperkirakan sangat tinggi terjadi di Taput, Humbang Hasundutan, Mandailing Natal, Toba Samosir, Tapanuli Selatan, Langkat, Pakpak Bharat, Deli Serdang, Karo, Simalungun, Nias dan Nias Selatan," katanya.Dalam kaitan itu, kepada instansi terkait dalam wadah Satkorlak PBP Sumut diminta untuk melakukan kesiapsiagaan di masing-masing daerah untuk mengantisipasi kemungkinan terjadinya bencana banjir dan tanah longsor, dengan menyiapkan posko siaga, serta mempersiapkan peralatan, bantuan personil, dan bantuan sosial.
(rul/ary)











































