Jelang Lebaran, Produk Kadaluarsa Beredar di Ambon
Rabu, 11 Okt 2006 22:44 WIB
Ambon - Hati-hati bagi warga kota Ambon dan sekitarnya. Betapa tidak, hasil inpeksi mendadak (sidak) tim dari Kejaksaan Tinggi, Kepolisidan dan Dinas Perindustrian dan Perdagangan menemukan sejumlah produk kadaluarsa.Penemuan ini sempat membuat kaget dan bingung kepala dinas perindustrian yang turut dalam sidak tersebut. "Saya kaget dengan penemuan ini. Apalagi ini ditemukan di swalayan-swalayan besar di Ambon," ujar Kepala Disperindag Maluku, Burhan Banjar kepada detikcom, Rabu (11/10/206) di Ambon.Sidak dilakukan pada lima swalayan dan mini market yang tersebar di kota Ambon, seperti, Matahari Supermarket, Mini Market Planet 2000, swalayan Oasis, dan swalayan Sahara. Produk kadaluarsa dipajang rapi. Dari kelima swalayan dan mini market itu, penemuan produk kadaluarsa terbanyak di Swalayan Oasis. Jenis produk yang ditemukan dari hasil sidak itu, masing-masing Susu cap Nona, Biscuit Potato, Nestle coklat, sari buah strawberry, sirsak, jambu, lemon salji 8868, ikan kaleng sardine, chocolate milk, sari jeruk Sunkist, milk coffee bindy. Beberapa produk dijual tanpa berlabel maupun tanggal kadaluarsanya. Kepala Disperindag Maluku, Burhan Banjar, meminta agar warga kota Ambon yang sering belanja pada swalayan atau mini market untuk hati-hati dalam memilih produk yang akan dibeli. "Kalau boleh lihat kemasan dan batas tanggal penggunaannya," pinta Banjar.Kelima swalayan dan mini market itu juga dipanggil pihak Disperindag. Soal sanksi, Banjar belum dapat memastikan sanksi seperti apa yang akan dijatuhkan kepada swalayan dan mini market yang nakal menjual produk kadaluarsa.
(han/ary)











































