Atasi Asap, Pemerintah Sewa 2 Pesawat Ilyusin
Rabu, 11 Okt 2006 19:40 WIB
Jakarta - Demi mempercepat upaya pemadaman titik api kebakaran lahan dan menghilangkan kabut asap yang diakibatkannya, Pemerintah RI akan menyewa dua unit pesawat angkut jenis Ilyusin dari Rusia. Top!"Pesawat itu akan membawa 40 ton air, dan air akan dijatuhkan di tempat-tempat yang sebaran titik api-nya besar," kata Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dalam keterangan pers usai memimpin rapat terbatas di Kantor Presiden, Jakarta, Rabu (11/10). Rapat sore ini diikuti oleh Wapres Jusuf Kalla, Menko Perekonomian Boediono, Menko Kesra Aburizal Bakrie, Menko Polhukam Widodo AS, Menhut MS Kaban, Mentan Anton Apriantono, Meneg LH Rachmat Witoelar, Panglima TNI Jenderal Djoko Soeyanto, Kapolri Jenderal Pol Sutanto dan Gubernur Kalteng Teras Narang.Pesawat buatan Rusia ini dipilih, karena dianggap paling sesuai dengan kebutuhan dan kondisi di Tanah Air dibanding pesawat serupa dari negara lain. Tapi sejauh ini belum diketahui kapan dua unit pesawat khusus itu mulai beroperasi dan berapa harga sewanya. "Penjajakan sedang dilakukan Pak Kusmayanto (Menristek). Biayanya (sewa) akan diambil dari alokasi dana penanggulangan bencana," kata Boediono pada kesempatan yang sama.Bersamaan dengan dilakukannya upaya pemadaman melalui udara, operasi pembuatan hujan buatan terus diupayakan. Selama ini hujan buatan untuk mengusir akumulasi asap yang terkonsentrasi di udara tersebut terkendala karena susunan kimiawi awan yang belum memungkinkan. Selain itu, pemadaman dari darat terus dilakukan dengan melibatkan jajaran TNI/Polri dan seluruh komponen masyarakat setempat. Pelaksanaannya akan dikoordinasi oleh Bakornas. Sementara gubernur provinsi bersangkutan yang akan memimpin di lapangan dibantu oleh satkorlak yang ada di kabupaten masing-masing.
(lh/asy)











































