SBY Canangkan Rusun Nasional di Pulogebang 10 November
Rabu, 11 Okt 2006 17:55 WIB
Jakarta - Pencanangan rumah susun (rusun) nasional yang sedianya dilakukan di Berlan, Jakarta Timur ditunda dan dipindah ke Pulogebang. Rusun akan dicanangkan Presiden SBY pada 10 November 2006."Kita berharap mudah-mudahan pencanangan tiang pancang rusun kalau bisa 10 November. Kemungkinan pusat pencanangan akan dilakukan di Pulogebang," kataMenneg Perumahan Rakyat Yusuf Ansari.Hal ini disampaikan dia dalam jumpa pers usai rapat tentang rusun yang dipimpin Wapres Jusuf Kalla di Istana Wapres, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Rabu (11/10/2006).Turut hadir antara lain Menneg PPN/Kepala Bappenas Paskah Suzetta, Gubernur DKI Jakarta Sutiyoso, dan Sekjen Dephan Letjen TNI Sjafrie Sjamsuddin.Menurut dia, pemilihan lokasi Pulogebang karena tidak jauh, dan dekat dengan Balaikota Jakarta Timur dan di daerah tersebut akan dijadikan centra primer Jakarta Timur."Di Berlan bukan tidak jadi, tetapi tetap diprogramkan. Nanti Pak Sjafrie akan mengurus Berlan sehingga siap untuk ikut. Namun waktunya tunggu progres pekerjaan mereka," Yusuf.Dikatakan dia, pembangunan rusun akan dilakukan di Pulogebang, Pulogadung, Marunda, Kalimalang dan Jababeka. Sedangkan untuk Manggarai, Kemayoran dan Berlan masih dalam persiapan.Yusuf menjelaskan akan dibangun 41 tower dengan jumlah unit 17.440 unit di Pulogebang. Rinciannya, bagi masyarakat berpenghasilan rendah, rusun memiliki luas 37,8 hektar dengan tipe 30 dengan 8 tower atau setara dengan 3.840 unit.Untuk masyarakat berpenghasilan menengah ada 23 tower, dan 9.200 unit dengan tipe 50."Di Pulogebang akan nambah lagi 10 tower. 5 Tower 2.400 unit dan 5 tower lagi berjumlah 2000 unit. Jadi totalnya ada 41 tower dengan jumlah 17.440 unit," terangnya.Yusuf berharap masyarakat menengah bawah dapat membeli rusun itu dengan me-review kemudahan dari pemerintah yang akan tertuang dalam perpres atau inpres. Masyarakat yang membeli diharapkan berpenghasilan Rp 2-3 juta per bulan.Untuk masyarakat kumuh, lanjutnya, pemda punya program di Marunda dengan menggunakan dana APBD 2006. Sedangkan untuk tahun 2007, dana akan di-mix dari APBD dan APBN.
(aan/sss)











































