Jubir: Belum Ada Rencana Pertemuan Presiden-Suciwati

Jubir: Belum Ada Rencana Pertemuan Presiden-Suciwati

- detikNews
Rabu, 11 Okt 2006 15:45 WIB
Jakarta - Istana Kepresidenan membantah berita bahwa Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) berjanji menerima Suciwati sebelum yang bersangkutan ke AS untuk meminta bantuan forum Human Right First. Bantahan tersebut disampaikan oleh Jubir Kepresiden Andi Mallarangeng pada wartawan di sela acara pembukaan Pameran Produksi Ekspor 2006 di PRJ, Jakarta (11/10/2006). "Belum ada rencana pertemuan karena jadwal Presiden masih sangat padat," ujarnya. Andi menduga ada orang yang lagi-lagi mencatut namanya untuk memberi informasi tidak benar kepada pihak Kontras (Komisi Orang Hilang dan Tindak Kekerasan) dan janda mendiang Munir. Tidak diketahui apa motivasinya. "Ternyata ada orang yang mencoba menggunakan nama saya untuk menipu dan kemudian menelepon Saudara Usman Hamid (Koordinator Kontras) untuk pertemuan dengan Presiden," sambungnya. Lebih lanjut Andi menyatakan Kepala Negara tetap memberi perhatian yang besar atas perkembangan pengungkapan kasus terbunuhnya Munir. Kapolri juga telah diinstruksikan untuk merevitalisasi tim penyidik menyusul keputusan kasasi MA bahwa Pollycarpus tidak terbukti melakukan pembunuhan. Tujuan keberangkatan Suciwati ke AS tersebut adalah untuk melaporkan kian berbelitnya pengungkapan kasus terbunuhnya mendiang pejuang HAM Munir oleh Polri. Sejumlah pihak yang diduga terlibat justru tidak diperiksa dengan alasan yang tidak jelas. Bahkan dorongan dan dukungan dari Presiden SBY tidak mempan. Tim penyidik Polri tetap tidak berhasil memanggil dan memintai keterangan jajaran BIN yang berdasar hasil temuan TPF direkomendasikan untuk diperiksa. Rencananya selain ke AS, Suciwati akan melakukan road show untuk masalah serupa ke Australia dan sejumlah negara di Eropa. (lh/nrl)


Berita Terkait