Pengalihan Tol Gempol-Surabaya Makan Biaya Rp 600 Miliar
Rabu, 11 Okt 2006 13:22 WIB
Jakarta -
Jalur tol Gempol-Surabaya sepanjang 12 kilometer dipastikan akan dialihkan. Pembangunan jalur baru ini menelan biaya Rp 600 miliar. Biaya itu ditanggung Lapindo Brantas Inc.Beban yang ditanggung Lapindo tersebut berdasarkan Keppres Tim Nasional Penanggulangan Semburan Lumpur Lapindo.Hal itu disampaikan Menteri Pekerjaan Umum (PU) Djoko Kirmanto usai bertemu Wapres Jusuf Kalla di Istana Wapres, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Rabu (11/10/2006)."Tol ini panjangnya 12 km, 1 km itu sekitar Rp 40-50 miliar. Jadi totalnya sekitar Rp 600 miliar," beber Djoko.Munurut Djoko, nantinya jalur tol dari Surabaya akan dipindahkan ke arah kanan. Sebelum pintu tol Gempol, jalur akan disatukan lagi.Departemen PU, ungkap Djoko, saat ini sedang membuat detail engineering design (DED). DED membutuhkan waktu 3 bulan dan ditargetkan selesai Januari mendatang."Kalau normal itu lebih dari setahun. Tapi karena kondisinya darurat, saya minta tim itu bekerja selama 3 bulan. Untuk 3 bulan ke depan desainnya sudah harus jadi," tegas Djoko. Mengenai konstruksi bangunan diperkirakan butuh waktu 1-2 tahun.Sementara untuk tol lama yang sempat tergenang lumpur tetap akan diperbaiki, sehingga jika suatu saat semburan lumpur berhenti, tol bisa digunakan lagi.Mengenai pembebasan lahan pengalihan jalur tol tersebut, Djoko menyerahkannya kepada Lapindo. Namun prosesnya tetap melalui Panitia Pembebasan Tanah (P2T) yang terdiri dari pemda dan BPN.Terkait mudik, Djoko menyampaikan, jalan tol Surabaya-Gempol sudah layak digunakan, namun pengguna jalan tidak dipungut biaya. Hanya saja, untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, dia meminta tanggul tetap dijaga secara pagar betis oleh petugas Jasa Marga dan TNI, sehingga jika ada kebocoran atau retak bisa segera diperbaiki."Karena itu buka tutup tidak harus Menteri PU, makanya sekarang sudah saya minta diserahkan pada tim nasional yang lebih dekat melihatnya, berbahaya atau tidak," kata dia.
(umi/sss)










































