Kapolres Sikka: Heli Bawa Turis Asing Tidak Jatuh
Rabu, 11 Okt 2006 08:14 WIB
Maumere - Setelah menyusuri lokasi, kepolisian Sikka NTT ternyata tidak menemukan bangkai pesawat maupun 5 awak helikopter AC-119K milik Australia. Heli tersebut dipastikan tidak jatuh atau mengalami kecelakaan. "Pagi tadi pukul 6.00 Wita ada kontak dari salah satu pemandu turis namanya Dewi. Dia bilang heli yang ditumpanginya tidak jatuh dan awak heli lainnya tidak mengalami kecelakaan," kata Kapolres Sikka AKBP Endang Syafruddin saat dihubungi detikcom, Rabu (11/10/2006). 5 Awak heli itu, lanjut Endang menirukan Dewi, justru sudah berada di kapal pesiar yang digunakan untuk perjalanan wisata. "Mereka tengah berada di Laut Sawu dalam perjalanan ke Lembata," tambahnya.Sebelumnya diberitakan heli yang membawa 2 turis asing ini jatuh di Gunung Egon Maumere. Endang mengaku membenarkan adanya informasi itu sebelumnya."Informasi kecelakaan heli itu diperoleh dari masyarakat desa Webleter. Mereka melaporkan kepada pos polisi setempat bahwa mereka melihat ada heli jatuh," papar Endang.Setelah mendapat laporan dari masyarakat, kepolisian Sikka langsung melakukan kontak ke tower bandara udara Waiote Maumere. Berdasarkan hasil konfirmasi dari tower, telah terjadi kehilangan kontak dengan heli itu pada pukul 16.30 Wita.Tak hilang akal, Endang pun menelpon Dewi, salah satu pemandu turis. Namun nada sambung ternyata tidak terdengar. "Sehingga muncul dugaan bahwa heli itu jatuh. Dari informasi tower katanya kehilangan kontak di luar areal," imbuhnya.Saat ini, Endang memastikan heli itu mendarat di atas kapal pesiar milik perusahaan swasta Australia. Heli dan 5 awaknya dipastikan tidak mengalami kecelakaan."Ini akibat masyarakat terburu-buru memberikan laporan," tandasnya.
(wiq/wiq)











































