Hujan Buatan Akan Diturunkan Lagi
Selasa, 10 Okt 2006 22:01 WIB
Jakarta - Pemerintah dalam waktu 5 hari ke depan akan melakukan hujan buatan sehubungan dengan akan terjadinya penggumpalan awan di sekitar wilayah kebakaran hutan dan lahan."Kini tergantung pada awan. Temperatur laut turun hingga mengalami kesulitan," kata Kepala Pelaksana Harian Bakornas Penanganan bencana dan pengungsi usai rakor penanganan bencana kebakaran hutan dan lahan di kantor Menkokesra, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta, Selasa (10/10/2006).Pemerintah sudah mengerahkan 2 helikopter yang telah beroperasi di Kalimantan dan Palembang. Departemen Sosial telah mempersiapkan sejumlah tenda-tenda, makanan, dapur umum di sembilan titik strategis seperti Surabaya, Semarang dan Sulawesi. Depkes telah mempersiapkan brigade siaga bencana berupa peralatan, ambulan dan rumah sakit di lapangan. Departemen PU menyediakan peralatan bronjong dan air bersih, sedangkan TNI dan Polri menyediakan tenaga evakuasi serta dapur umum."Secara teknis gambut yang terbakar harus memerlukan pemadaman air. Secara statistik kebakaran rendah. Tapi karena asapnya dan angin yang tidak ada, menjadikan asap tersebut tetap berada di situ. Jadi tergantung pada angin bukan sumber api," imbuhnya.
(ziz/wiq)











































