Perampok Tembak Mati Nasabah, Rp 30 Juta Raib
Selasa, 10 Okt 2006 19:04 WIB
Jakarta - Perampokan kembali beraksi di Jakarta. Kali ini yang menjadi korbannya seorang nasabah BCA Misnan Sainun (62). Misnan yang terkena tembakan pada perut dan paha akhirnya tewas di Rumah Sakit Atmajaya Jakarta Utara.Peristiwa perampokan terjadi pada 10.00 WIB, Selasa (10/10/2006). Saat itu Msinan yang adalah karyawan perusahaan ekspedisi PT Lahir Baru Tama tengah menjalankan tugasnya, mengambil uang operasional karyawan kantornya di Bank BCA cabang Jl Gedong Panjang Bandengan, Tambora Jakarta Barat.Menurut salah seorang karyawan, Imam Hanafi (60), setiap hari Misnan memang biasa mengambil uang sebanyak Rp 30 juta - Rp 50 juta, untuk biaya operasional kendaraan ekspedisi. Uang itu, kali ini rencananya akan digunakan untuk ekspedisi barang umum ke Surabaya."Biasanya di dekat bank itu ada reserse yang berjaga. Tapi hari ini nggak kelihatan. Mungkin saja pakai baju preman," cetus Irman penuh sesal.Dia menambahkan, dari keterangan saksi mata seorang tukang ojek di sekitar lokasi, Misnan mengambil uang dari bank yang dimasukkan ke dalam tas yang berselempang."Tiba-tiba saat korban berada di halaman bank, ia dipepet oleh dua orang pelaku yang menggunakan sebuah sepeda motor. Perampok itu berusaha merampas tas yang ada pada korban. Korban berusaha menahan tas, tapi kemudian pelaku menembak kaki kanan korban," ucapnya dengan getir.Lebih lanjut Irman menuturkan, kawannya Misnan pun yang saat itu mendampinginya berusaha melakukan perlawanan hingga terjadi tarik menarik."Tapi dia dilumpuhkan pelaku dengan melepaskan tembakan ke arah pinggang sebelah kanan hingga korban tersungkur dan akhirnya uang sejumlah Rp 30 juta pun dibawa lari para perampok," urainya.Setelah peristiwa itu, Misnan kemudian dibawa ke RS Atmajaya, Penjaringan, Jakarta Utara. Setelah mendapat perawatan intensif, tim dokter tidak dapat menyelamatkan nyawa Misnan.Warga Kampung Dongkal rt 03/03 nomor 51 Cipondoh Tangerang itu ditembak sebanyak dua kali di kaki dan pinggang sebelah kanan dan mengalami luka parah. Pada 15.30 WIB korban dinyatakan meninggal dunia.Menurut salah seorang dokter, Minan meninggal dengan tidak wajar, dia menderita luka di perut sebelah kanan tembus di sebelah kiri dan di paha kiri tembus ke paha luar. Kepolisian sektor Tambora pun segera membawa jenazah bapak 3 anak ini ke RSCM untuk dilakukan otopsi.
(ndr/wiq)











































