2 Minggu Jelang Lebaran, Damri Sepi Penumpang

2 Minggu Jelang Lebaran, Damri Sepi Penumpang

- detikNews
Selasa, 10 Okt 2006 18:19 WIB
Jakarta - Hanya beberapa orang yang tampak berlalu lalang di pool Damri Kemayoran Jakarta. Meski lebaran tinggal 2 minggu lagi, namun penumpang yang akan menggunakan jasa Damri masih sepi.Untuk angkutan lebaran tahun ini, seperti biasa Perum Damri mengerahkan semuaarmadanya yang total berjumlah 300 bus. Dari jumlah itu, 30 adalah bus AC ekonomi, 10 bisnis AC, 10 bisnis non AC, dan sisanya adalah ekonomi."Masih sepi, beda dengan tahun lalu," ujar Kasi Operasional Damri I Kemayoran, Drajad, di kantornya Jl Garuda, Kemayoran, Jakarta, Selasa (10/10/2006).Menurut Drajad, pada angkutan lebaran 2005, 2 minggu puasa, pengguna jasa Damri sudah ramai. Sedangkan bulan puasa tahun ini daya angkut atau load factor yang terpenuhi hanya sekitar 40 persen. Waktu keberangkatan pun tidak bisa terjadwalkan, asal sudah banyak penumpang baru bisa berangkat."Sekarang jadwal berangkat pakai jam sudah tidak bisa karena penumpang tidak banyak," imbuh dia.Sedangkan mengenai tarif, Damri masih memberlakukan tarif biasanya tanpa memperhitungkan batas atas untuk kelas ekonomi. "Belum ada petunjuk kenaikan, kami masih menunggu. Sekarang ya pakai tarif dibawah normal," lanjut Drajad.Menurut dia, bila kenaikan tarif diberlakukan besar kemungkinan penumpang semakin berkurang. "Sekarang yang murah saja sudah sedikit, apalagi kalaudinaikkan," katanya.Menurut Keputusan Menteri No 53/2006, tarif batas atas untuk wilayah I (Sumatera, Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara) adalah Rp 130. Untuk wilayah II(Kalimantan, Sulawesi, dan pulau lainnya) Rp 143. Sedangkan tarif batasbawah untuk wilayah I adalah Rp 80 dan untuk wilayah II Rp 88.Dengan demikian tarif Jakarta-Solo dengan pertimbangan tarif batas bawah adalah Rp 45.760. Sedangkan Jakarta-Surabaya Rp 64.160, dan Jakarta-Yogya Rp 49.600.Dengan melambungnya harga tiket pesawat dan ludesnya tiket KA, alat transportasi lain untuk mudik patut dijadikan pertimbangan. (nvt/wiq)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads