Peringatan 4 Tahun Bom Bali I akan Dijaga Ketat
Selasa, 10 Okt 2006 16:32 WIB
Denpasar - Tragedi kemanusiaan yang menewaskan 202 orang akibat bom Bali, 12 Oktober 2002 telah empat tahun berlalu. Pada peringatan tahun ini, Polda Bali akan melakukan penjagaan secara ekstra ketat. Dari pantauan detikcom, aparat kepolisian telah mulai melakukan penjagaan secara ketat di kawasan wisata Kuta yang akan menjadi lokasi utama peringatan bom Bali I. Aparat keamanan juga telah berjaga-jaga di beberapa sudut Kuta, seperti jalan Legian, jalan Pantai Kuta. Peringatan bom Bali I, 12 Oktober 2006 akan digelar di beberapa tempat. Rombongan warga Australia akan menggelarnya di Garuda Wisnu Kencana, Jimbaran, Komunitas Jurnalis Bali membentangkan kain sepanjang 12 km dari Legian, Kuta ke Jimbaran, Gema Perdamaian menggelarnya di Monumen Bajra Sandhi, Denpasar dan Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Kuta akan menggelar malam renungan di Ground Zero. "Untuk memperingati bom Bali I, polisi melakukan penjagaan tidak hanya fokus pada lokasi kegiatan bom Bali, tetapi di beberapa daerah di Bali," kata Kabid Humas Polda Bali Kombes Polisi AS Reniban di Mapolda Bali, Jl. WR Supratman, Denpasar, Selasa (10/10/2006). Reniban menyatakan, aparat kepolisian juga melakukan pengamanan di beberapa tempat, yaitu kawasan penyeberangan laut di Gilimanuk, Padangbai, Benoa, bandara udara Ngurah Rai, kawasan pariwisata serta kawasan yang ramai dikunjungi masyarakat. Namun, Reniban enggan menyebutkan jumlah aparat kepolisian yang akan dikerahkan untuk mengamankan peringatan bom Bali I. Saat ini, jumlah aparat kepolisian di Bali berjumlah sekitar 11 ribu personel. Satuan pengamanan yang akan dikerahkan adalah intelijen, Reskrim, Detasemen 88 anti teror, Samapta, Brimob, dan Polair. "Jumlahnya akan disesuaikan dengan dinamika di lapangan," demikian Reniban.
(gds/asy)











































