Buntut Tes Nuklir, Pemimpin Korut Dijuluki Setengah Gila
Selasa, 10 Okt 2006 14:32 WIB
Jakarta - Berbagai media mencerca Korea Utara (Korut), terlebih lagi pemimpin Korut Kim Jong-Il sehubungan dengan uji coba senjata nuklir yang dilakukan negeri komunis itu. Kim Jong-Il bahkan dijuluki sebagai diktator setengah gila.Koran berbahasa Inggris, China Daily menyebut tes itu sebagai "bom" dan Pyongyang telah melawan dunia dengan melakukan uji nuklir itu.Surat kabar Cina itu menyerukan Korut untuk secepatnya kembali ke perundingan enam negara guna menyelesaikan krisis nuklirnya.Harian The Australian bahkan menulis, tes nuklir itu menegaskan reputasi Kim sebagai "pemimpin paling berbahaya di dunia"."Kim Jong-Il, diktator setengah gila dengan rambut sasak telah mengubah hidup kita selamanya," tulis koran Australia itu seperti dilansir kantor berita AFP, Selasa (10/10/2006).Menurut The Australian, tes nuklir Korut telah mendatangkan banyak konsekuensi. Termasuk lomba baru adu senjata di Asia, proliferasi baru senjata nuklir bagi negara-negara nakal lainnya, bahkan adanya kemungkinan perang.Bahkan menurut media Korea Selatan (Korsel), Korea Herald, Korut "telah disesatkan oleh pemimpin yang keliru, yang mengambil langkah yang salah."Adapun koran Filipina, Manila Times dalam editorialnya menulis titel "Kegilaan di Pyongyang". Tes itu membutuhkan respons segera, termasuk militer, untuk menyadarkan Kim Jong-Il dan para jenderalnya.
(ita/sss)











































