Agung Didesak Klarifikasi Dana Safari Ramadan
Selasa, 10 Okt 2006 11:58 WIB
Jakarta - Kunjungan Safari Ramadan yang digelar Ketua DPR Agung Laksono terus mendapat sorotan. Agung didesak mengklarifikasi anggaran kegiatan ini, apakah dari APBN atau dana pribadi."Agung harus menjelaskan, termasuk nanti di depan paripurna. Kalau tugas DPR seharusnya disampaikan dulu ke paripurna," ujar anggota FPAN Drajad Wibowo di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (10/10/2006).Menurut Drajad, kalau kunjungan Agung ke daerah-daerah untuk menemui kader Partai Golkar, hal itu merupakan penyalahgunaan wewenang. Sebagai ketua DPR, Agung harus mengayomi semua konstituen, tidak peduli partainya.Drajad juga mempertanyakan keikutsertaan beberapa staf Sekretariat Jenderal (Setjen) DPR. Jika mereka dibiayai APBN, itu juga merupakan penyelewengan."Sebab tidak ada pembahasan anggaran untuk Safari Ramadan ketua DPR. Mungkin itu masuk anggaran ketua DPR," ujar anggota Komisi XI DPR ini.Drajad mencontohkan di Australia pernah ada politisi Partai Buruh yang mengunjungi kadernya di daerah saat kunjungan kerja. Politisi tersebut dituntut mundur dan mengembalikan dana yang dipergunakannya.Agung bersafari Ramadan keliling Jawa pada 6-15 Oktober 2006. Rombongan yang ikut antara lain beberapa anggota DPR, staf Setjen DPR, dan wartawan.
(fay/sss)











































