Pembangkit Listrik 10 Ribu MW akan Dibangun

Pembangkit Listrik 10 Ribu MW akan Dibangun

- detikNews
Senin, 09 Okt 2006 22:05 WIB
Sidoarjo - Di masa mendatang, pemerintah akan membangun pembangkit listrik 10.000 mega watt untuk menjaga keseimbangan. Jika tidak, maka pasokan listrik akan terganggu. Keinginan itu disampaikan Presiden Susilo Bambang Yuhoyono ketika memberikan sambutan di PLTU Paiton Probolinggo, Jawa Timur, Senin (9/10/2006). Turut mendampingi SBY, antara lain, Menko Kesra Aburizal Bakrie, Menteri Perindustrian Fahmi Idris.Kemudian Menteri Negara Pembangunan Daerah Tertinggal Saifullah Yusuf, Mensos Bachtiar Chamsyah, Menteri Koperasi dan UKM Suryadarma Ali, Menter Pertanian Anton Apriyantono, Menkes Siti Fadillah Soepari, KSAL Laksamana Slamet Subijanto, dan Gubernur Jawa Timur Imam Utomo."Kalau ada apa-apa di Paiton ini, bisa dibayangkan dampaknya bagi Jawa dan Bali," kata SBY dihadapan ratusan karyawan PLTU Paiton. Oleh karena itu, Presiden SBY meminta kepada tiga perusahaan yang bekerjasama (PT.Pembangkitan Jawa Bali, PT. Jawa Power, dan PT. Paiton Energy Company) di Paiton untuk melaksanakan pekerjaan dengan baik dan penuh tanggung jawab.PLTU Paiton memiliki kapasitas produksi 3.200 mega watt dari 25.000 mega watt total output secara nasional. Jumlahnya mencapai 13 persen. "Insya Allah dalam jangka waktu tiga hingga empat tahun ini akan membangun lagi pembangkit 10.000 mega watt, agar sesuai dengan kebutuhan yang ada. Ini adalah suatu program raksasa, tetapi akan terus kita laksanakan, sebab bila tidak dikerjakan akan mengganggu semua kepentingan dan keperluan pembangunan," ungkap SBY.Dari 10.000 mega watt tambahan ini, 6.900 mega watt akan dibangun di Jawa-Bali, sisanya 3.100 akan dibangun di luar Pulau Jawa. Dengan demikian akan terjadi keseimbangan antara suplay dan demand. "Bagi 220 juta rakyat Indonesia, ada dua hal yang sangat penting. Pertama masalah pangan dan kedua adalah energi. Untuk itu saya minta kepada para pemimpin yang ada di Jawa Timur untuk mengemban tugas sehingga dapat mencapai program ketahanan pangan dan energi dengan sebaik-baiknya," tegas SBY. (ahm/ahm)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads