Pemberangkatan Pasukan TNI ke Libanon Mundur Lagi
Senin, 09 Okt 2006 16:10 WIB
Jakarta - Mundur lagi. Pasukan TNI di bawah United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL) tidak kunjung diberangkatkan. Penundaan kali ini disebabkan mundurnya jadwal pemberangkatan tim advance TNI."Rencananya pada 10 Oktober tim advance berangkat. Tapi dari PBB diundur antara 16-18 Oktober," ujar Panglima TNI Marsekal TNI Djoko Soeyanto di Kantor Menko Polkam, Jl Medan Merdeka Barat, Jakarta, Senin (9/10/2006).Menurutnya, kalau keberangkatan tim advance mundur, tim utama juga ikut mundur. Dia memastikan pasukan utama dikirim akhir bulan Oktober setelah Lebaran, sekitar 2 minggu setelah tim advance.Djoko mengaku tidak mengetahui alasan PBB menunda keberangkatan tim advance. "Kita sangat bergantung kesiapan angkutan yang disediakan PBB," kata Djoko.Dia menambahkan, panser VAB yang sudah disetujui pembeliannya dari Prancis nantinya akan dikirim ke Libanon. "Tidak ada masalah, akan langsung diantar dari Prancis ke Libanon. Itu kan sudah disetujui, tinggal ditandatangani dan kasih duitnya saja," tandasnya.
(fay/sss)











































