Kemarau dan Asap Akibatkan Listrik di Sumsel Byar Pet

Kemarau dan Asap Akibatkan Listrik di Sumsel Byar Pet

- detikNews
Senin, 09 Okt 2006 14:53 WIB
Palembang - Empat hari terakhir pemadaman listrik secara bergilir terjadi di Palembang. Bila sebulan ke depan kemarau tetap berlangsung, bukan tidak mungkin seluruh listrik di Palembang akan dipadamkan secara serempak. Selain soal pasokan air, kabut asap juga mengganggu operasional PLN. Selain ancaman pasokan air buat pembangkit listrik tenaga air di Sumatera bagian Selatan, seperti PLTA Besai, PLTA Batu Tegi atau PLTA Tess, kabut asap juga membuat sebagian filter-filter udara di mesin pembangkit listrik menjadi kotor. Kabut asap itu sepertinya membawa partikel-partikel kecil atau debu yang kemudian terbawa angin sehingga dapat menyumbat filter-filter udara udara mesin pembangkit listrik itu."Untuk membersihkan filter-filter itu butuh waktu 16 jam," kata General Manager PLN WS2JB (Wilayah Sumatera Selatan, Jambi dan Bengkulu) Dodoh Rachmad kepada pers di Palembang, Senin (9/10/2006). Nah, saat filter-filter udara itu dibersihkan, mesin pembangkit listrik otomatis tidak menyala atau dihidupkan. Sebagai informasi, filter-filter udara mesin pembangkit listrik yang sudah dibersihkan, antara lain PLTG Borang pada Jumat dan Sabtu (6-7/10/2006) kemarin. Pemadaman juga dilakukan lantaran pasokan air selama kemarau ini berkurang. Apalagi sebesar 30 persen pasokan listrik di Sumatera Selatan dari PLTA, meskipun di provinsi ini tidak ada PLTA. "Ya, karena interkonekasi dengan Padang, Riau, Jambi dan Lampung yang memiliki PLTA, Sumsel terkena imbas pemadaman," kata Dodoh. (tw/asy)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads