Langit Palembang Gelap, Asap Kian Menebal
Senin, 09 Okt 2006 14:44 WIB
Palembang - Senin (9/10/2006) siang ini langit Palembang, Sumatera Selatan gelap. Tidak jelas awan mendung ini menandakan akan turun hujan, atau kabut asap yang kian menebal menutupi sinar matahari.Memang, sudah tiga pekan kabut asap melanda Palembang. Kabut asap sangat terasa pada pagi, sore, maupun malam hari. Pada saat itu jarak pandang cuma 10-20 meter. Selain mengganggu pernapasan, kabut asap ini membuat perih mata.Tebalnya kabut asap yang melanda Palembang membuat jadwal penerbangan di Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II terganggu. Baik penerbangan pada pagi hari, sore maupun malam."Ya, beberapa kali penerbangan ditunda oleh sejumlah maskapai," kata seorang karyawan di bandara yang tidak bersedia disebutkan namanya.Pada Minggu 8 Oktober 2006 sore dan malam, kabut asap cukup tebal menutupi bandara. Sebab tidak jauh dari sana, yakni di Kenten Laut, puluhan hektar lahan terbakar. Api dari lahan seluas 35 hektar milik warga berupa kebun nanas, ubi kayu atau alang-alang itu tentu saja mengeluarkan asap dan menambah ketebalan asap.Yang sangat terganggu adalah angkutan di Sungai Musi. Warga, kecuali yang nekat, tetap tidak dapat menggunakan perahu atau kapal pada pagi, sore dan malam hari. Kabut asap membuat jarak pandang di sungai itu berkisar 5-10 meter pada saat pagi hari.
(tw/sss)











































