BNN Siaga di 48 Titik Peredaran Narkoba Internasional
Senin, 09 Okt 2006 14:17 WIB
Jakarta - Badan Narkotika Nasional (BNN) menyiagakan satgas di 48 titik peredaran narkoba internasional. 48 Titik ini tersebar di 4 jalur laut internasional, yakni Selat Malaka, Sulawesi, Papua dan Ambon."Kita tetapkan di 48 titik mulai dari Sabang sampai Merauke," kata Direktur IV Tindak Pidana Narkoba Brigjen Pol Indradi Thanos usai jumpa pers di Gedung BNN, Jalan MT Haryono, Cawang, Jakarta, Senin (9/10/2006).Di titik-titik tersebut, sindikat pengedar memanfatkan anak-anak di pelabuhan. Sehingga sindikat itu memiliki banyak jalur tikus distribusi narkoba. "Di Batam saja ada 10 jalur tikus," jelas Indradi.Dalam waktu dekat, BNN akan melakukan inventarisasi pelabuhan-pelabuhan yang dianggap potensial tempat penyelundupan narkoba. Salah satu hasil inventarisasinya adalah Pelabuhan Sabang di Aceh.Namun Indradi tidak bersedia menjelaskan proses inventarisasi yang dimaksud. "Prosesnya agak tertutup," katanya.Indonesia tidak sendirian dalam memutus mata rantai peredaran barang-barang haram ini. Beberapa negara tetangga memberikan komitmennya untuk bekerjasama dengan Indonesia."Kita didukung penuh oleh Cina dan Hong Kong untuk memutus jaringan narkoba. Mereka aktif memberi data ke kita," tandas Indradi yang dalam waktu dekat berkunjung ke Australia, Jepang dan Cina untuk mengungkap jaringan-jaringan pelaku peredaran narkoba internasional.
(aba/sss)











































