RI Sambut Baik Ban Ki-Moon Jadi Sekjen PBB
Minggu, 08 Okt 2006 17:09 WIB
Jakarta - Kepastian terpilihnya Menteri Luar Negeri Korea Selatan Ban Ki-Moon sebagai Sekjen PBB menggantikan Kofi Annan, disambut gembira oleh pemerintah Indonesia. Track record Ban Ki-Moon di kancah dunia internasional selama ini, diharapkan bisa membawa angin segar dalam kepemimpinan badan internasional ini. Demikian disampaikan Jubir Deplu Desra Percaya, kepada detikcom melalui telepon, Minggu (8/10/2006). Menurutnya selama ini Ban Ki-Moon dikenal sebagai sosok yang memiliki integritas dan kemampuan yang baik di dunia internasional. Pemerintah Indonesia sendiri, mengenal baik dengan Ban Ki-Moon. "Tidak ada alasan kami untuk tidak gembira. Kami menyambut baik terpilihnya Ban Ki-Moon menjadi orang nomor satu di PBB," ujarnya. Menlu Korea Selatan ini menjadi satu-satunya kandidat Sekjen PBB setelah keenam pesaingnya mengundurkan diri dalam bursa pencalonan. Dua orang kandidat yang terakhir mengundurkan diri adalah Diplomat India Shashi Tharoor dan mantan wakil perdana menteri Thailand Surakiart Shatirathai. "Khusus untuk wakil perdana menteri Thailand Surakiart Shatirathai, pemerintah Indonesia ucapkan terimakasih atas langkah yang diambil oleh beliau," katanya.Sebelumnya, Presiden Latvia Vaira Vike-Freiberga, Duta Besar Yordania untuk PBB Pangeran Zeid al-Hussein, mantan Menteri Keuangan Afganistan Ashraf Ghani, dan Diplomat Srilangka Jayantha Dhanapala juga mengundurkan diri. Pemungutan resmi baru akan dilaksanakan pada Senin 9 Oktober besok. Setelah itu hasilnya akan dibawa ke majelis umum PBB untuk disepakati. Menurut piagam PBB, Sekjen dipilih oleh 192 anggota PBB dalam sidang umum dengan rekomendasi Dewan Keamanan PBB.
(san/san)











































