Lomba Kartun Nabi Simbolkan Bangsa Atheis
Minggu, 08 Okt 2006 12:39 WIB
Jakarta - Lomba kartun nabi yang disiarkan di Denmark pada Agustus lalu dituding sebagai simbol bangsa yang atheis. Ketua PP Muhammadiyah Din Syamsuddin menilai lomba ini sebagai provokasi."Ini terjadi karena memang di dunia barat sana (para pelaku penghinaan Nabi) hanya orang-orang yang tidak bertuhan. Atheis yang memang tidak mengerti Tuhan," katanya usai acara silaturahmi dan seminar Asmaul Husnah di Hotel Sahid Jaya, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta, Minggu (8/10/2006).Ditambahkan Din, tidak hanya Islam saja yang dikritik, melainkan agama lain juga ikut dikritik. "Tapi di agama lain, figur seperti itu biasa lah ya. Sementara di Islam kan suci, seperti Nabi Muhammad yang tidak boleh digambarkan," paparnya.Lomba ini ditudingnya sebagai upaya provokasi terhadap umat Islam. "Saya imbau kepada umat Islam untuk tidak terpengaruh, tidak beraksi yang berlebihan apalagi emosi marah," imbuhnya.Sebuah stasiun televisi di Denmark menyiarkan rekaman video amatir yang memperlihatkan beberapa anggota muda partai Antiimigran Rakyat Denmark pada 4-6 Agustus 2006 sedang menggambar kartun yang menghina Nabi Muhammad. Lomba ini dilakukan saat mereka mengadakan kemah musim panas.
(wiq/san)











































