Deplu: Perusahaan Tempat Edy Bekerja Siap Bertanggung Jawab

Deplu: Perusahaan Tempat Edy Bekerja Siap Bertanggung Jawab

- detikNews
Minggu, 08 Okt 2006 11:39 WIB
Jakarta - Perusahaan penerbangan tempat Edy Purwono (51), WNI yang disandera oleh kelompok bersenjata di Nigeria, siap bertanggung jawab atas keselamatan karyawannya yang baru bekerja sekitar lima bulan ini. Saat ini pihak perusahaan dan pemerintah setempat masih dalam tahap negosiasi. Demikian diungkapkan Jubir Deplu Desra Percaya kepada detikcom saat dihubungi melalui telepon, Minggu (8/10/2006). Menurutnya pemerintah Indonesia melalui KBRI di Lagos, Nigeria, terus melakukan koordinasi baik dengan perusahaan maupun aparat kepolisian. "Pemerintah Indonesia sepenuhnya menyerahkan kepada pihak perusahaan untuk bertanggung jawab terhadap keselamatan Edy, dan mereka menyanggupinya," ujarnya. Dengan menyerahkan tanggung jawab ke pihak perusahaan dan pemerintah Nigeria, Desra membantah hal itu sebagai bentuk pemerintah Indonesia lepas tanggung jawab. "Keberadaan Edy di sana sebagai karyawan di salah satu perusahaan dan kondisi negara Nigeria juga berdaulat atau tidak dalam kekisruhan. Maka kami percayakan kepada mereka," tuturnya. Desra mengungkapkan saat ini baik pihak perusahaan maupun aparat kepolisian setempat terus melakukan negosiasi. Dan hingga saat ini masih belum tercapai kesepakatan. Berdasarkan pengalaman penyanderaan yang biasa terjadi, kata dia, proses negosiasi akan memakan waktu yang cukup lama. "Saya kira akan lebih dari satu bulan bahkan berbulan-bulan," katanya. Edy diculik oleh kelompok bersenjata di Nigeria beserta enam WNA lainnya yang berasal dari Malaysia, Inggris, dan Rumania. Mereka diculik di dekat perusahaan minyak di Kota Eket, negara bagian Revers, pada Selasa 3 Oktober waktu setempat. Para penculik terang-terangan meminta tebusan sebesar US$ 10 juta atau Rp 92 miliar. Para pekerja minyak sering jadi korban penculikan oleh kelompok-kelompok bersenjata di Nigeria yang mengaku ingin mendapatkan keuntungan bisnis minyak yang lebih besar. (san/san)


Berita Terkait