Persaingan Pilpres 2009 Mulai Memanas, Pengamat Anggap Wajar
Minggu, 08 Okt 2006 07:40 WIB
Jakarta - Pemilihan presiden masih 3 tahun ke depan. Namun suasana persaingan sudah mulai terasa. Nama-nama pun sudah mulai bermunculan. Hal ini dianggap sebagai suatu yang kewajaran dalam sebuah negara demokrasi."Ini hal biasa dalam kompetisi politik yang sudah matang, dari sekarang memang harus sudah dipersiapkan secara sistematik agar lebih matang," kata Pengamat politik Denny JA kepada detikcom di Jakarta, Minggu (8/10/2006).Menurutnya apabila untuk pemilihan calon walikota jangka waktu yang dipersiapkan 1 tahun sebelumnya, untuk calon gubernur 2 tahun dan calon presiden adalah 3 tahun sebelumnya."Calon-calon sekarang sudah melakukan movement politik, tapi tidak tampak di permukaan, pada waktunya menjelang 2009 akan terbuka. Saat ini para calon baru menggerakan tim suksesnya, kalau individu yang bersangkutan masih wait and see," urai Denny.Dia mencatat ada 5 tokoh yang memiliki kans kuat untuk bertarung pada pemilihan presiden 2009 mendatang, mereka yakni Susilo Bambang Yudhoyono(SBY), Jusuf Kalla, Megawati, Sutiyoso dan Hidayat Nurwahid."Tiga tokoh pertama bersaing ketat, Sutiyoso sebagai kuda hitamnya. Kalau calon lainnya tokoh baru masih jauh untuk tampil di pentas nasional, nama-nama mereka memang sudah muncul, tapi kansnya sangat sulit dibandingkan 5 tokoh ini," urainya.Dia beranggapan isu kesejahteraan terkait peningkatan lapangan kerja masih menjadi topik yang menentukan. "Publik ingin sesuatu yang konkrit, kalau SBY dalam sisa jabatannya bisa melakukan itu, dia akan lenggang kangkung pada Pilpres mendatang," tandasnya.
(ndr/ndr)











































