Gubuk Liar di Tanjung Priok Akan Dibersihkan

Gubuk Liar di Tanjung Priok Akan Dibersihkan

- detikNews
Sabtu, 07 Okt 2006 01:18 WIB
Jakarta - Upaya pembersihan pelabuhan dari para penghuni liar mulai dilakukan. Hal ini sebagi cara untuk mencegah agar lokasi pelabuhan tidak dijadikan pemukiman permanen."Kita sudah meminta mereka untuk meninggalkan lokasi, mereka berjanji akan pindah dari sana 3 hari setelah lebaran," kata Kepala Seksi Pengamanan Pelabuhan Tanjung Priok, Nafri, di kantornya di komplek pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Jumat (6/10/2006).Ada sekitar 52 bangunan yang diisi oleh 52 kepala keluarga (KK) dan tercatat ada sekitar 172 jiwa. Mereka menempati lahan seluas 4 hektar pada lahan kosong milik Pelindo II, yang berlokasi di antara terminal JICT I dan unit peti kemas Koja."Sudah ada 5 bangunan yang dibuat permanen dan sisanya masih memakai triplek. Rata-rata mereka sudah berada di sana selama 2 tahun," ungkap Nafri.Sebelumnya pada Kamis 5 Okteber 2006 lalu, pihak keamanan Pelabuhan Tanjung Priok sudah mengumpulkan para penghuni liar itu dan meminta kesadaran mereka untuk membongkar bangunannya secara sukarela."Ini kan wilayah pelabuhan bukan tempat pemukiman," cetusnya.Para penghuni liar itu berasal dari berbagai daerah, diantaranya Serang, madura, Bojonegoro. Selain itu Nafri menduga keberanian mereka untuk mendirikan bangunan karena ada beberapa warga yang menjadi motivator."Ada beberapa di antara mereka yang dituakan, semacam premannyalah. Mereka kebanyakan bermata pencaharian sebagai supir, kenek, pemulung dan juga kuli pelabuhan," tandas Nafri.Persiapan MudikSementara itu, terkait pengamanan mudik lebaran melalui pelabuhan, pihak keamanan sudah menambah jumlah personel yang totalnya mencapai 160. Jumlah ini jauh lebih banyak dari hari biasa yang hanya 30-an personel. Para petugas kemanan ini akan berjaga di sejumlah titik yaitu di pintu luar, areal parkir dan sepanjang dermaga."Kita juga tempatkan CCTV di ruang tunggu penumpang dan di dermaga, ini untuk pengawasan," terang Nafri.Tak hanya itu, dia menginformasikan untuk menjaga menumpuknya para pemudik, pihak pelabuhan telah mempersiapkan sedikitnya 18 kapal penumpang dan 2 roro, selain itu juga disiapkan penambahan jumlah dermaga tambahan yakni dermaga 210, 105, dan 115.Selain itu pihak kemanan pelabuhan juga akan mengawasi ketat setiap barang yang keluar masuk penumpang. "Kita takut momen lebaran ini dijadikan kesempatan untuk menyeludupkan barang-barang illegal seperti senjata api dan narkoba," tandas Nafri. (ndr/fjr)


Berita Terkait