Jalur Mudik
Jembatan Sempit di Jatiwangi
Jumat, 06 Okt 2006 16:37 WIB
Majalengka - Ada hambatan di antara ruas jalan Kadipaten dan Jatiwangi. Jembatan Cisambeng tengah diperkuat beton. Kendaraan dari dua arah dipaksa berbagi jembatan darurat yang sempit.Jembatan ini berada di Desa Sambeng, Kecamatan Palasah, Majalengka. Pemudik dari Kadipaten menuju Cirebon lewat Jatiwangi, mau tidak mau harus melewati jembatan ini.Jembatan dengan panjang sekitar 50 meter ini tengah diperkuat dengan beton dan ditutup total. Sebagai gantinya, di samping jembatan ini dibuat jembatan darurat dengan lebar sekitar 4 meter, pas untuk dilewati truk besar.Kendaraan dari dua arah pun harus bergantian menggunakan jembatan. Namun, jembatan ini hanya mampu menopang beban 11 ton.Artinya, jika ada truk bermuatan berat lewat, kendaraan d ibelakangnya harus menjaga jarak atau bahkan menunggu truk ini melewati jembatan. Mengkhawatirkan!Pantauan detikcom, Sabtu (30/9/2006), Anda bisa menunggu giliran lewat sampai 15 menit. Antrean pun bisa memanjang sampai 200 meter. Jika memasuki arus mudik nanti, antrian pasti lebih panjang lagi dan menjadi potensi kemacetan.Menurut Eko (34), seorang pekerja jembatan, proyek ini selesai tidak lama lagi. Cor beton sudah kering dan jembatan ini tinggal di-aspal. Setelah itu jembatan bisa berfungsi penuh tanpa menggunakan jembatan darurat."Kita sih sudah pesan aspal, tapi aspalnya belum datang. Kan ini tinggal di-aspal saja," ujarnya.Semoga saja proyek ini dapat selesai pada waktunya, karena tidak ada yang dikhawatirkan selepas Jembatan Cisambeng. Kondisi aspal di Palimanan yang mulus, siap mengantar anda ke Cirebon.Keterangan Foto: Jembatan Cisambeng direnovasi (atas). Untuk arus kendaraan Kadipaten-Jatiwangi, dibuatkan jembatan darurat (bawah).
(fay/asy)











































