DPR Panggil Timnas Lumpur Lapindo dan Walhi
Jumat, 06 Okt 2006 14:27 WIB
Jakarta - Musibah luapan lumpur panas Lapindo Brantas Inc belum teratasi. Hal ini membuat DPR gerah. Penguasa Senayan ini akhirnya akan memanggil Timnas Penanganan Lumpur Lapindo dan Walhi guna membahas rencana pembuangan lumpur ke kali."Kita akan mengundang timnas yang berkaitan dengan penanganan penyaluran air lumpur itu. Kita juga akan mengundang Walhi yang concern mengenai lingkungan," kata anggota Komisi VII DPR Muhammad Najib di Gedung DPR, Jl Gatot Soebroto, Jakarta, Jumat (6/10/2006).Menurut Najib, Komisi VII juga tidak mau berandai-andai atau berasumsi mengambil risiko mengenai dampak penyaluran air dan lumpur tersebut."Kita tidak ingin berandai-andai. Kita akan lakukan semua berdasarkan data-data. Kita juga meminta data-data yang dihimpun oleh Walhi," ujarnya.Sementara ini, lanjut Najib, yang disalurkan ke Kali Porong adalah air, bukan lumpur. "Kalau air sudah berhasil, baru lumpur yang dipompakan," jelasnya.Najib juga menjelaskan, sejauh ini timnas sudah bertemu dengan masyarakat yang menjadi korban. Timnas menawarkan 3 pilihan kepada masyarakat, yaitu bedol desa, orang per orang dapat ganti rugi, atau transmigrasi."Sehingga yang harus masyarakat lakukan sekarang adalah musyawarah untuk menentukan pilihan mana yang diambil. Tapi bagi orang per orang yang minta pindah akan dilayani ganti kerugiannya," papar Najib.
(ahm/sss)











































