Gubernur DIY Minta Korban Gempa Stop Demo

Gubernur DIY Minta Korban Gempa Stop Demo

- detikNews
Kamis, 05 Okt 2006 23:38 WIB
Bantul - Dana rekonstruksi rumah bagi korban gempa sudah dapat dicairkan. Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X meminta warga tidak berdemo lagi."Jangan khawatir, tidak usah demonstrasi, saya sudah paham apa yang harus dikerjakan," kata Sultan saat berbuka bersama dan peletakan batu pertama rumah korban gempa di Dusun Tulung, Desa Srihardono, Kecamatan Pundong Bantul, Kamis (5/10/2006).Sultan mengatakan dirinya bersama tim teknis nasional rekonstruksi rumah korban gempa selalu siap berdialog di kantor di Kepatihan. Setelah bantuan tahap pertama Rp 749 miliar ini, akan ada bantuan tahap kedua Rp 945 miliar melalui APBN-P."Jadi jangan tanya lagi ada atau tidak bantuan tahap kedua atau ketiga. Itu semua urusan saya dengan pemerintah pusat," tegas Sultan.Untuk membangun rumah kata dia, warga bisa bermusyawarah sendiri. Sedangkan pemprov mengeluarkan kebijakan teknis sebagai bentuk pertanggungjawaban kepada pemerintah pusat. Sesuai keputusan pemerintah, gubernur adalah penanggungjawab bantuan."Karena ini uangnya rakyat Indonesia, pemerintah tidak punya duit. Yang punya rakyat yang membayar pajak," kata suami GKR Hemas itu.Sultan mengakui pihaknya telah menyederhanakan beberapa prosedur administrasi. Pihaknya juga meminta kelompok masyarakat (pokmas) yang mengajukan dana untuk memahami dan menuruti aturan dalam menyusun rencana anggaran biaya (RAB).Dia meminta warga menerima rumah semi permanen atau shelter yang dibuat oleh lembaga bantuan asing, sebab tetap mendapat bantuan rumah dari pemerintah. Namun, bila sudah dibuatkan rumah permanen tidak akan dapat bantuan pemerintah."Kalau shelter silakan diterima saja. Pemerintah tetap akan membuatkan rumah. Itu lebih baik daripada tinggal ditenda yang sebentar lagi musim hujan," tandas Sultan. (fay/fay)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads