RI-Singapura Kerjasama Tanggulangi Flu Burung
Kamis, 05 Okt 2006 13:49 WIB
Jakarta - Berbagai upaya terus dilakukan pemerintah Indonesia untuk mencegah penyebaran virus flu burung (H5N1). Salah satunya dengan melakukan kerjasama dengan Temasek Life Sciences Laboratory Limited, Singapura."Kerjasama ini untuk mendapatkan diagnostic kits untuk flu burung. Ini untuk manusia yang sampai sekarang belum ada di dunia," kata Menteri Kesehatan Siti Fadilah Supari di kantornya, Jl HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, Kamis (5/10/2006).Dengan kerjasama ini, Menkes berharap deteksi flu burung dapat lebih cepat. Hingga saat ini untuk mengetahui seseorang terinfeksi flu burung atau tidak masih membutuhkan waktu 3-4 hari."Ini adalah riset bersama yang menghasilkan satu produk dengan biaya yang murah dan terjangkau karena dilakukan dengan cepat," ujarnya.Sementara itu Kepala Badan Penelitian Pengembangan Kesehatan (Balitbangkes) Triono Soendoro menambahkan, riset tersebut dilakukan di Indonesia. "Kita punya spesimennya, mereka punya teknologinya, dan kita kerjasama," kata Triono.
(ken/sss)











































