Mikrolet Mogok, Ojek dan Bajaj Raup Untung

Mikrolet Mogok, Ojek dan Bajaj Raup Untung

- detikNews
Kamis, 05 Okt 2006 13:24 WIB
Jakarta - Aksi mogok massal para sopir mikrolet yang jadi korban busway koridor V dan VII ternyata membawa berkah tersendiri bagi para pengojek dan sopir bajaj. Ini dikarenakan para penumpang mikrolet beralih kepada mereka untuk melanjutkan perjalanan.Berdasarkan pantauan detikcom di wilayah Kramat Raya, Senen, Jakarta Pusat, Kamis (5/10/2006), mikrolet yang masih beroperasi diberhentikan dan penumpangnya disuruh turun secara paksa oleh sesama sopir mikrolet yang mogok.Akibatnya para penumpang mikrolet banyak yang melanjutkan perjalanannya dengan menggunakan ojek dan bajaj, selain berjalan kaki. "Saya tidak tahu kalau mogok, ya terpaksa saya naik ojek," tutur Ii' (20) Menurut Amin, seorang sopir bajaj, dengan beralihnya penumpang mikrolet ke bajaj, pendapatannya bertambah. "Ya lumayan sih dibandingkan hari sebelumnya meski tidak terlalu besar," imbuh Amin.Pada Kamis pagi sekitar 2.704 sopir mikrolet M01 A jurusan Kp Melayu-Senen, M 16 (Ps Minggu-Kp Melayu), M 04 (Pd Gede-Cililitan), dan M 06 (Kp Melayu-Gandaria) melakukan mogok massal.Mereka meminta Gubernur DKI Jakarta Sutiyoso untuk merevisi ulang trayek mikrolet yang berhimpitan dengan jalur busway koridor VI dan VII. Sebab dengan busway koridor tersebut membuat mereka tergusur. (ahm/nrl)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads